Satroni Rumah Bidan Desa, Tiga Pemuda Diamankan Jajaran Polres Sijunjung

Satroni Rumah Bidan Desa Tiga Pemuda Diamankan Jajaran Polres Sijunjung

Covesia.com - Satroni Pos Kesehatan Nagari (Poskesri) Rumbai, rumah bidan desa, di Kecematan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat (Sumbar), tiga orang pemuda diamankan polisi.

Hal itu dibenarkan oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani kepada Covesia.com pada Kamis (20/5/2021).

"Pelaku kami tangkap pada Rabu (19/5/2021) sekitar pukul 22.00 WIB dan Kamis (20/5/2021) pada pukul 02.00 WIB, di dua lokasi yang berbeda, yaitu di Riau dan Sumbar," sebut Abdul.

Lanjut Abdul, ketiga pelaku tersebut pertama seorang penadah, dan dua orang lagi yang melakukan aksi pencurian tersebut.

Masing-masing pelaku dengan inisial nama D (34) merupakan penadah, pekerjaan wiraswasta, warga Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau.

Pelaku kedua dengan inisial nama F (26) pekerjaan buruh, warga Pasir Penyu Air Molek, Indra Giri Hulu, Provinsi Riau. Pelaku ketiga BEP (21) seorang pelajar, warga Kecamatan Lubuk Tarok, Sijunjung.

Abdul menyebutkan, penangkapan ketiga pelaku tersebut atas laporan polisi nomor: LP/ 08 / V /2021/SPKT SEK LUTA/ Res Sjj/ Sumbar, tanggal 18 Mei 2021 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan l, dan laporan polisi nomor: LP/ 09/ V/2021/ SPKT Sek Luta/ Res Sjj/ Sumbar, Tanggal 19 Mei 2021 tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Kronologis kejadian penangkapan itu kata Abdul, berawal pada Rabu (19/5/2021), saat ketua tim opsnal dan anggota, melaporkan hasil lidik terkait dengan beberapa kejadian pencurian dengan pemberatan di wilayah hukum Polsek Lubuk Tarok, Sijunjung. Kejadian terakhir yaitu pencurian di Poskesri Rumbai Bidan Desa atas nama Meta Novika Tilova, yang berada di Kecamatan Lubuk Tarok.

Dikatakan Abdul, kemudian pihaknya berkoordinasi dengan Kanit Reskrim Polsek Lubuk Tarok, mencocokan tanggal dan barang bukti yang dicuri di TKP. Sehingga ketua tim opsnal meyakini informasi dari lidik di lapangan tersebut memiliki kesamaan dan kecocokan.

"Selanjutnya ketua tim opsnal melaporkan informasi tersebut kepada saya. Dari hasil laporan tersebut, saya, ketua tim opsnal dan anggota, beserta Kanit Reskrim Polsek Lubuk Tarok melakukan giat ke wilayah hukum Polres Kuantan Singingi, Provinsi Riau," ungkap Abdul.

Sehingga pada Rabu (19/5/2021) pukul 22.00 WIB, setelah dilakukan lidik dan pemantauan, diketahui barang bukti hasil curian di Lubuk Tarok tersebut, berada di salah satu konter Handphone milik penadah D yang berada di daerah Taluk Kuantan.

"Kemudian kami mengamankan D beserta empat unit handphone dan satu unit laptop. Setelah dicocokan dengan data barang bukti, maka sesuai dengan laporan polisi," ucapnya.

Dari pengakuan D, bahwa telah menerima atau membeli barang-barang tersebut dari salah seorang temannya yang berada di Sijunjung. Kemudian tim melanjutkan pengejarannya terhadap pelaku yang disebut D.

Sehingga pada Kamis (20/5/2021) sekitar pukul 08.00 WIB, polisi mengamankan satu orang pelaku pencurian yaitu F. Dari pengakuan F ini, saat beraksi dia ditemani oleh satu orang rekannya yaitu pelaku BEP.

"Kemudian kami juga menangkap pelaku BEP saat sedang di rumah orang tuanya," ujarnya.

Abdul mengatakan, dari hasil interogasi pelaku mengakui bahwa memang benar mereka yang telah melakukan pencurian tersebut.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Sijunjung beserta barang bukti hasil curian pelaku guna dilakukan proses hukum lebih lanjut," katanya.

(per)

Berita Terkait

Baca Juga