Menkes Alokasikan Dana 400 Milyar Guna Percepatan Riset Vaksin dalam Negeri

enteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (Foto: dok.humas)

Covesia.com – Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihaknya akan mengalokasikan dana senilai Rp400 Milyar untuk mempercepat riset untuk vaksin Indonesia.

“Ada beberapa tim dari perguruan tinggi negeri yang sudah mulai riset vaksin dalam negeri. Nanti kita akselerasi dan alokasikan anggaran 400 Milyar untuk tim ini mempercepat pembangunan vaksin dalam negeri,” ungkap Budi kepada wartawan saat berkunjung ke Rumah Sakit Umum Pusat M Djamil Padang, Jumat (9/4/2021).

Dikatakan Budi, Vaksin ada 2 program di Indonesia. Sinovac adalah vaksinnya pemerintah, tapi ada juga vaksin gotong royong dimana perusahaan swasta bisa beli dan dia harus kasih ke karyawannya secara gratis.

“Vaksin itu sedang diusahakan oleh BUMN, Biofarma dalam hal ini yakni vaksin sinophram harusnya Mei-Juni sudah ada,” tambahnya.

Sementara itu, Budi juga mengatakan pihaknya telah melakukan komunikasi dengan Global Alliance for Vaccines and Immunisation (GAVI) untuk memenuhi kebutuhan vaksin di Indonesia.

“Kita langsung mengontak gavi dan kita juga kontak astrazeneca dan pemerintahan Inggris memastikan kalau iya bisa yang sudah dijanjikan ke kita tetap dipenuhi, meskipun berkurang jangan kurangi semuanya,” katanya.

Tak hanya itu, Menkes juga sudah membuka diskusi dengan pemerintah Cina apakah bisa memberikan tambahan vaksin, jaga-jaga kalau vaksin astrazaneca itu terlambat dikirim ke Indonesia.

(ila/nod)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password