OKU Tak Kekurangan Beras Hingga 2015

Baturaja – Stok beras di gudang Perum Bulog Subdivre III Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan mencapai 12.000 ton, atau aman hingga Desember 2015. .

“Stok beras yang tersimpan di sejumlah gudang bulog hingga saat ini sebanyak 12.000 ton, atau cukup untuk memenuhi kebutuhan di Kabupaten OKU (OKU Raya), OKU Timur dan OKU Selatan,” kata Kepala Perum Bulog Subdivre III, Meizarani di Baturaja, Selasa.

Dikemukakannya, Bulog OKU saat ini juga mendistribusikan 1.000 ton beras ke Kabupaen Lahat untuk menyangga stok di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Prabumulih, Muaraenim, Lahat, Pagaralam dan Kabupaten Empat Lawang.

Dijelaskannya, pendistribusian 1.000 ton beras ke Kabupaten Lahat di luar 12.000 ton stok untuk Kabupaten OKU, OKU Timur dan OKU Selatan.

“Jadi tidak ada alasan masyarakat OKU Raya harus khawatir, karena Bulog selaku badan penyangga menjamin ketersediaan beras di OKU, OKU Timur dan OKU Selatan,” katanya.

Mengenai penyaluran beras untuk keluarga miskin (raskin) Menurut dia, hingga saat ini masih ada tiga kecamatan dalam wilayah Kabupaten OKU yang belum mengambil jatah raskin, masing-masing Kecamatan Lubukraja, Peninjauan serta Pengandonan.

Total beras miskin yang belum diambil oleh penerima manfaat sebanyak 141 ton lebih, karena terKendala dipengumpulan uang dari desa-desa. Dikatakan Kepala Bulog OKU, langkah yang dilakukan pihaknya sudah mengirimkan surat kepada pihak terakit agar segera mengambil raskin tahun 2014, karena penyalurannya paling lambat minggu ketiga November sudah harus diselesaikan.

Ia mengatakan, pihaknya juga meluncurkan beras peremium Cap Gending Sriwijaya yang diproduksi oleh Unit Bisnis Produk Gabah Beras (UBPGB).

Beras Cap Geding Sriwijaya yang diproduksi tiga pabrik berlokasi di Martapura, Belitang dan Jatimulyo itu dijual dengan harga Rp8.800 per kilogram, atau jauh diatas harga beras merek lainnya dengan kualitas sama. Ia menambahkan, beras Cap Gending Sriwijaya cukup diminati konsumen, karena rasanya yang pulen dan aromanya khas.

Sementara, beras cap Geding Sriwijaya sudah memiliki pangsa pasar yang tetap yakni di Perkebunan Kelapa Sawit Mitra Ogan, PT Semen Baturaja, RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja, RS Antonio Baturaja.

Selain itu Bulog juga melayani pembelian dalam partai besar di pasaran Kota Baturaja dan sekitarnya bahkan mulai masuk swalayan di Palembang yang setiap bulannya melepas sekitar 175 ton.

Ke depan akan digarap sejumlah swalayan di Kota Baturaja untuk memasarkan beras cap Gending Sriwijaya yang merupakan beras premium produk daerah sendiri, katanya. (ant/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

11 + seventeen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password