Doni Monardo Minta Perantau Minang Tak Pulang Kampung Lebaran ini

Sumber foto: Humas Pemprov

Covesia.com – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen (TNI) Doni Monardo menyebutkan, kedatanganya ke Sumbar antara lain untuk evaluasi penanganan Covid-19 di Sumbar dan mitigasi bencana alam di sepanjang pesisir pantai wilayah Provinsi Sumatera Barat.

“Keputusan pemerintah pusat, mudik dan pulang kampung dilarang. Bagi perantau untuk bersabar dulu, ya. Covid-19 belum habis, masih ada, jadi berharap untuk bersabar,” ungkapnya, ditulis Kamis (15/4/2021).

Doni meminta seluruh perantau Minang agar tidak pulang kampung untuk sementara waktu. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Berkaca dari lebaran tahun sebelumnya, terjadi peningkatan kasus saat dilakukannya aktivitas pulang kampung. Oleh karena itu ia berharap perantau lebaran secara virtual dan bersilaturahmi dengan memanfaatkan teknologi.

“Jadi masyarakat yang ada di rantau. Jangan pulang kampung dulu. Karena risikonya, setelah lebaran maka kasus Covid-19 meningkat, rumah sakit penuh, dokter pun terdampak Covid-19,” ungkap Doni.

Ia menambahkan tidak sedikit dokter dan tenaga kesehatan sebagai ujung tombak dalam perawatan akhirnya pun terpapar. Bahkan tidak sedikit juga yang meninggal dunia.

“Kalau kita sayang kepada bangsa kita, sayang kepada keluarga kita, sayang kepada dokter yang berjuang untuk kemanusiaan. Maka bersabar, jangan pulang kampung,”ujarnya.

Sebagai informasi tambahan pemerintah telah menetapkan Larangan aktivitas mudik atau pulang kampung yang diberlakukan saat lebaran Idul Fitri 1442 Hijriyah. Bahkan pemerintah juga menetapkan aturan terkait larangan pengoperasian seluruh moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api pada 6-17 Mei 2021.

(ila)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password