Tersangkut Kasus Hukum, Personel Pol PP Bekasi Berkurang

Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan keprihatinannya terhadap rentetan kasus hukum yang kini menjerat sejumlah oknum aparatur Satuan Polisi Pamong Praja setempat.

“Saya prihatin dengan kasus hukum yang menjerat sejumlah pegawai di Satpol PP. Saya harap kasus ini jangan terulang lagi,” kata Rahmat dalam agenda apel di hadapan ratusan personel Satpol PP di Plaza Pemkot Bekasi, Jawa Barat, Selasa.

Rentetan kasus yang dimaksud sepanjang 2014 yakni, penyelewengan dana insentif anggota Linmas senilai Rp1 miliar lebih oleh tersangka Kepala Bidang Linmas Satpol PP Kota Bekasi berinisial HMS.

Dalam kasus itu, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi juga menetapkan dua tersangka lainnya yang diduga berkomplot dengan HMS menyelewengkan dana insentif yakni TH sebagai pelaksana administrasi, dan MS yang berperan sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).

Kasus selanjutnya adalah anggota Satpol PP Kota Bekasi berinisial ZKR yang resmi berstatus sebagai tersangka dalam kasus pelecehan seksual terhadap dua pasangan muda-mudi.

ZKR hingga kini masih mendekam di penjara Mapolresta Bekasi sambil menunggu berkas kasusnya disidangkan dalam waktu dekat.

Kasus terakhir adalah peristiwa pembunuhan terhadap seorang gadis warga Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang diduga dilakukan oknum anggota Satpol PP Kota Bekasi berinisial S.

Menurut Rahmat, perlu adanya penambahan petugas baru di instansi penegak peraturan daerah itu agar kinerja pelayanan bisa ditingkatkan.

“Saya akan menambah personel baru Satpol PP dari Tenaga Kerja Kontrak (TKK) yang ada,” katanya.

Adapun jumlah TKK Kota Bekasi saat ini berjumlah 5.000 orang lebih, sebanyak 2.000 diantaranya akan dipindahkan ke instansi Satpol PP.

“Mulai 1 Januari 2015, kami akan merekrut 1.500 laki-laki dan 500 perempuan TKK untuk bertugas di Satpol PP,” ujarnya.

Satpol PP Perempuan akan ditempatkan di setiap kelurahan Kota Bekasi.

“Saya harap dengan adanya kebijakan ini, kinerja pelayanan publik bisa terus bertambah,” katanya. (ant/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

one + twelve =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password