BBPOM Masih Temukan Takjil Mengandung Zat Kimia Rhodamin

Ilustrasi - Pasar takjil di Padang

Covesia.com – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) di Padang, Sumatera Barat, masih mendapati dagangan takjil yang dijual oleh pedagang, mengandung zat rhodamin atau senyawa kimia dan pewarna industri.

Rhodamin merupakan zat pewarna sintetis yang digunakan pada industri tekstil dan kertas. Zat ini dilarang digunakan pada makanan.

Temuan itu didapati ketika BBPOM menggelar pemeriksaan dagangan takjil di Kota Padang, Jumat (23/4/2021) sore.

“Dari laporan petugas ada 14 sampel. Dua positif menggunakan zat rhodamin. Itu hasil tes cepat, tapi kita akan pastikan dengan uji laboratorium,” kata Kepala BBPOM di Padang, Firdaus Umar, ditulis Sabtu (24/4/2021).

BBPOM Padang lalu menyita dagangan takjil yang mengandung rhodamin dari pedagang yang menjualnya di Pasar Bandar Buat, Kota Padang.

Firdaus mengatakan, jenis takjil yang mengandung rhodamin tersebut berupa cendol. Menurutnya, takjil mengandung rhodamin merupakan temuan pertama sejak awal Ramadan 1442 H. Selanjutnya, BBPOM juga akan menelusuri asal bahan kimia industri tersebut.

Firdaus juga menyebutkan, pedagang yang menggunakan rhodamin pada dagangannya akan diberi sanksi jika mereka memang dengan sengaja melakukannya.

“BBPOM akan lihat situasi di lapangan nantinya,” pungkasnya.

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password