Perihal Larangan Buka Bersama dan Open House, Pemprov Sumbar Ikuti Anjuran dari Pusat

Wagub Sumbar, Audy Joinaldy

Covesia.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan surat edaran pembatasan kegiatan buka bersama pada bulan Ramadan dan pelarangan open house Idul Fitri 1442 H, dengan nomor 800/2794/SJ tertanggal 4 Mei 2021.

Namun, hari ini, Rabu (5/5/2021), Mendagri mengubah redaksi dari larangan menjadi pembatasan yang secara substansi masih sama. Buka bersama di edaran sebelumnya maupun hasil revisi menjadi “boleh,” dengan catatan hanya keluarga inti ditambah 5 orang.

Dalam revisi ini seluruh ASN tetap dilarang melakukan open house atau halal bi halal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldi mengatakan sesuai SE Mendagri, Pemprov Sumbar akan mengikuti anjuran.

“Dibatasi buka puasa bersama dan akan ada penegasan dari pemprov Sumbar dengan mengeluarkan surat edaran untuk bupati walikota guna melakukan hal yang sama,” terang Audy saat ditemui di acara apel operasi ketupat di RTH Imam Bonjol Padang, Rabu (5/5/2021).

“Halal bihalal boleh pakai zoom. Intinya sama kita tidak akan melakukan open house,” ujarnya.

Untuk kegiatan sahur bersama warga yang dilakukan Gubernur otomatis akan ditiadakan ke depannya. Semenjak SE Mendagri dikeluarkan kita mengikuti surat edaran.

“Harus ditiadakan kita saling mengingatkan. Kalau SE tentang ibadah belum ada berarti salat tarawih masih bisa, salat ied sejauh ini masih, bisa kita lihat lagi surat edarannya nanti,” tambahnya.

Hal ini dilakukan pemerintah adalah guna pencegahan penyebaran Covid-19. Maka apapun ke depannya kita tunggu dari pemerintah pusat. Sebab kita tak membuat kebijakan lokal kita sama semuanya.

“Kita perhatikan di Malaysia kasus Covid-19 naik karena tidak terkontrol, itu yang dikhawatirkan oleh pemerintah jangan sampai terjadi di Indonesia,” tutupnya.

(ila)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password