MA Batalkan SKB 3 Menteri Soal Seragam Sekolah, Kadisdik Bukittinggi: Tidak Berpengaruh!

Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi

Covesia.com – Mahkamah Agung (MA) resmi membatalkan kekuatan hukum Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang mengatur tentang penggunaan seragam bagi siswa dan tenaga pendidik di sekolah dasar dan menengah.

Dalam amar putusannya, MA mengabulkan permohonan keberatan hak uji materil nomor perkara 17/P/HUM/2021 yang diajukan Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat sebagai pemohon.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Melfi Abra, memberikan tanggapan bahwa dibatalkannya SKB 3 Menteri itu tidak berpengaruh terhadap aturan berpakaian di Kota Wisata itu.

“Sebenarnya tidak berpengaruh sama sekali, karena kita di Bukittinggi sudah menjalankannya sesuai dengan kearifan lokal dan Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah,” ungkap Melfi Abra, Sabtu (8/5/2021).

Ia menjelaskan, khusus di Bukittinggi yang merupakan orang Minangkabau dan mayoritas Muslim menggunakan pakaian sudah menjadi sebuah kearifan lokal dan bagi non muslim menyesuaikan tanpa paksaan.

“Bagi pelajar maupun guru di Bukittinggi ada yang non muslim namun karena ingin menyesuaikan mereka menggunakan hijab. Itu pun keinginan mereka sendiri tanpa paksaan karena ingin menyesuaikan dengan sekelilingnya dan kita mempersilahkan,” terangnya.

Pada intinya, sambung Melfi Abra, di Bukittinggi tidak ada pemaksaan terkait keseragaman berpakaian sekolah. Dan terkait pencabutan SKB 3 menteri tidak berpengaruh di Bukittinggi.

(deb)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password