Taat Arahan Gubernur, ”Kota Wisata” Tutup Objek Wisata

Kawasan Jam Gadang Bukittinggi yang dipagari untuk antisipasi kerumunan dan penularan Covid-19

Covesia.com – Mengikuti arahan surat edaran yang dikeluarkan Gubernur Sumbar, pemerintah Kota Bukittinggi menutup seluruh objek wisata didaerah selama libur lebaran.

“Langkah ini diambil untuk mengantisipasi dan menekan penularan wabah Covid-19,” kata Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi, Rabu (12/5/2021).

Ia mengatakan, seluruh objek wisata ditutup termasuk objek wisata berbayar yang meliputi Taman Marga Satwa Budaya dan Kinantan (TMSBK) Bukittinggi, Taman Panorama Lobang Jepang (TPLJ) dan kawasan pendestrian Jam Gadang yang sudah dipagari pada 6 Mei 2021.

“Karena Bukittinggi itu kota wisata, pasti ramai dikunjungi saat lebaran maupun liburan. Jadi kita tutup objek wisata untuk mengantisipasi penularan Covid-19,” ujarnya.

Selain itu, Wali Kota Bukittinggi juga mengeluarkan surat edaran terkait perayaan Idul Fitri 2021 yang mana tahun ini Bukittinggi tidak melaksanakan sholat eid di lapangan terbuka, maesjid maupun musalla.

Selanjutnya tidak ada takbiran keliling dan open house di saat lebaran, serta menutup seluruh objek wisata di daerah itu, karena Bukittinggi saat ini berada di zona orange kasus Covid-19.

Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi menyampaikan membuka objek wisata selama lebaran dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan membatasi pengunjung yang masuk objek wisata.

Namun dengan keluarnya surat edaran Gubernur Sumbar, maka pemko Bukittinggi mengikuti kebijakan yang ditetapkan guna mengantisipasi penularan Covid-19, karena saat ini jumlah kasus Covid-19 di Sumbar kembali melonjak.

(deb)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password