Pemulangan WNI Dari Malaysia Memprioritaskan Pencegahan Importasi Kasus

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito

Covesia.com – Satgas Penanganan COVID-19 menilai pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) atau Pekerja Migran Indonesia (PMI) dirasa dapat berpotensi terjadinya importasi kasus dari Malaysia. Kondisi ini tidak dapat dihindari menyusul krisis COVID-19 di negara itu.

Menindaklanjuti hal itu, Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menyatakan, Perwakilan RI di Malaysia sudah menyiapkan rencana kontingensi demi memastikan rencana pemulangan seluruh WNI dan PMI dari Malaysia.

“Khusus para deportan, pemerintah Indonesia telah melakukan diplomasi dengan pemerintah Malaysia untuk melakukan pemulangan secara bertahap sesuai dengan besarnya risiko kesehatan,” jelasnya saat menjawab pertanyaan media dalam agenda keterangan pers Perkembangan Penanganan COVID-19 di Graha BNPB, ditulis Sabtu, (5/6/2021).

Dia menjelaskan, mekanisme skrining melalui testing dan karantina masuk dan keluar Indonesia yang sudah dilakukan selama ini demi mencegah adanya importasi kasus yang dibawa pelaku perjalanan internasional. Bahkan Pemerintah Indonesia tengah berencana menetapkan perpanjangan karantina bagi yang akan masuk ke Indonesia dan datang dari negara-negara krisis COVID-19.

Dia menyebutkan, saat ini, karantina diterapkan selama 5 x 24 jam dan dapat ditingkatkan menjadi 14 x 24 jam dari pelaku perjalanan yang datang dari negara dengan krisis COVID-19.

“Hal ini akan segera dirangkum dalam surat edaran terbaru,” pungkasnya.

(ril)

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password