Stasiun Simpang Haru Padang Miliki Peron Baru untuk Kereta Api ke BIM

Stasiun Simpang Haru Padang Miliki Peron Baru untuk Kereta Api ke BIM Dirut PT KAI, Didiek Hartantyo (tengah), saat meninjau Gedung Peron baru Kereta Api (KA) Divre II Sumbar, di Stasiun Simpang Haru Padang, Sabtu (15/1/2022)

Covesia.com -  Direktur Utama (Dirut) PT Kereta Api Indonesia (KAI), Didiek Hartantyo, resmikan Gedung Peron baru Kereta Api (KA) Divre II Sumbar ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) di Stasiun Padang, Sabtu (15/1/2022). 

"Pembangunan Gedung Peron KA di Stasiun Padang ini sudah selesai akhir tahun 2019. Namun, pada tahun 2020, tepatnya pertengahan Maret, kasus positif Covid-19 muncul pertama kali dan menjadi awal pandemi Covid-19, dan berimbas terhadap moda transportasi, terutama Kereta Api.

“Akibat pandemi Covid-19, penumpang kereta api bandara yang melayani rute dari Stasiun Padang ke Bandara Internasional Minangkabau (BIM) mengalami penurunan. Kondisi ini terjadi karena pesawat yang berangkat dan datang sedikit. Bahkan sempat terhenti,” sebut Didiek.

Didiek menambahkan, dengan tersedianya Gedung Peron KA di Stasiun Padang ini diharapkan KA menuju BIM dapat berkembang. Karena ke depan, Gedung Peron ini tidak hanya melayani KA khusus ke bandara, tetapi juga melayani stasiun lain yang terhubung ke bandara. Hal ini seiring dengan era new normal setelah penanganan Covid-19 dapat diatasi.

“Dengan adanya Gedung Peron KA di Stasiun Padang ini, maka konektivitas transportasi dari bandara dengan KA diharapkan dapat meningkat,” kata dia.

Sementara itu Vice President PT KAI Divisi Regional (Divre) II Sumatera Barat (Sumbar), Arie Fathurrochman menyampaikan, sebenarnya Gedung Peron di Stasiun Padang sudah selesai dibangun tahun 2019.

Karena adanya pandemi Covid-19 dan adanya kebijakan pemerintah adanya pembatasan aktivitas masyarakat, yang berdampak jumlah penumpang Kereta Api pun anjlok cukup tajam. 

“Bahkan Kereta Api di Sumbar tidak ada penumpang sama sekali,” kata dia.

Dengan kondisi tersebut, maka peresmian dan pengoperasian gedung peron ini baru dapat dilaksanakan mulai awal tahun ini. Hal ini seiring dengan penanganan Covid-19 yang cukup baik di Sumbar.

Lebih lanjut  ia menjelaskan Peron yang diresmikan memiliki fasilitas lengkap yang terdiri dari ruang tunggu keberangkatan penumpang, ruang kesehatan, tempat bermain anak, toilet yang bersih. 

"Dan Gedung Peron ini memiliki kapasitas mampu menampung sekitar 500 pengunjung," bebernya.

Pada kesempatan itu juga dilaksanakan pencanangan penanaman pohon untuk di kawasan Stasiun KA di Padang. 

"Penanaman pohon ini merupakan upaya berkelanjutan pelestarian lingkungan di depan area Stasiun KA Padang," pungkasnya.

(don)


Berita Terkait

Baca Juga