NTT Siap Menjadi Pengekspor Udang Vaname

Kupang – Nusa Tenggara Timur (NTT) akan
menjadi salah satu daerah pengekspor komoditas udang jenis Vaname mulai
2015, dengan tujuan utama adalah negara tetangga Timor Leste.

Kesiapan NTT ini menyusul akan dilakukan panen udang dari dua tambak
supraintensif pada HUT NTT 20 Desember 2014, kata Kepala UPT Perbenihan
dan Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi NTT, Nelis Sapulete
di Kupang, Rabu (12/11/2014). “Dalam bulan ini kita akan melakukan panen
perdana sebanyak 30 persen dari sekitar 900 ribu ekor udang yang masih
berumur dua bulan. Sisanya akan di panen pada HUT NTT 2015,” ucap Nelis
Sapulete.

Dia menjelaskan, Dinas Perikanan dan Kelautan NTT
saat ini memiliki dua tambak supraintensif yang mampu memproduksi udang
10-12 ton untuk tiga kali panen dalam sekali pemeliharaan, untuk jangka
waktu enam bulan. Artinya, dua bulan setelah pelepasan bibit
di kolan sudah bisa dipanen satu kali. Tiga bulan kemudian dipanen lagi
dan empat bulan kemudian dilakukan panen terakhir.

Khusus untuk pemeliharaan perdana ini, kata dia, hanya dilakukan dua kali panen yakni November dan Desember 2014. Setelah panen terakhir, katanya menjelaskan, akan dilakukan penaburan benih baru dan siap untuk dilakukan panen kembali. Dengan demikian, efektif mulai 2015, NTT sudah bisa menjadi salah satu daerah di Indonesia yang mengekspor undang.

Dia menambahkan, selain Timor Leste, pihaknya akan menjajaki kemungkinan pasar ke negara lain yang membutuhkan. “Kita akan mencari mitra bisnis, yang akan ikut mencari pangsa
pasar udang ke negara lain, selain pasar dalam negeri,” tuturnya. Mengenai harga jual, dia mengatakan, masih akan membahas di internal dinas untuk menentukan harga yang pantas.(ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

eleven + nineteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password