Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Agam Meningkat

Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan di Agam Meningkat

Covesia.com - Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat meninggat pada tahun 2021 kemarin. 

Data yang dihimpun dari Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPKBPP dan PA)  Agam mencatat dari pada tahun 2021 kejadian kekerasan terhadap anak terjadi sebanyak 85 kasus dan kekerasan terhadap perempuan 9 kasus serta adanya 8 kasus Anak Berhadapan Hukum (ABH) sebagai pelaku.

Kepala Dinas PPKBPP dan PA Agam Ermiwati, melalui Kabid Pelindungan Anak Asnidawati mengungkapkan, kasus tersebut meningkat jauh dari tahun sebelumnya yang hanya 38 kasus dan kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 3 kasus.

"Meningkat jauh, hampir 60 persen, bahkan tahun ini ada 8 kasus Anak Berhadapan Hukum (ABH) sebagai pelaku," ujarnya Selasa (25/1/2022).

Dijelaskannya, melonjaknya kasus kekerasan pada anak dan perempuan di tahun 2021 tersebut menunjukkan bentuk kepercayaan masyarakat untuk melapor jika terjadi tindakan kekerasan. 

"Sebelumnya, korban kekerasan banyak tidak mengungkapkan apa yang mereka alami, baik itu kekerasan secara fisik, mental, maupun seksual. namun saat ini sudah mulai banyak yang melaporkan," katanya lagi. 

Lebih lanjut diterangkannya, Dinas PPKBPP dan PA siap memberikan dukungan terhadap korban kasus kekerasan baik layanan pengaduan, penjangkauan kasus, layanan kesehatan, pendampingan hukum, trauma healing, mediasi, serta terapi psikologi.

Tak sampai disitu, pihaknya juga terus melakukan upaya-upaya pencegahan kasus kekerasan pada perempuan dan anak sehingga tidak berulang. baik berupa sosialisasi serta bekerjasama dengan masyarakat agar kasus kekerasan bisa ditekan.

"Untuk segala peristiwa kekerasan baik anak maupun perempuan ada code of conduct yang harus dipatuhi, yaitu menjaga kerahasiaan data anak dan perempuan," tutupnya.

(Jhn)


Berita Terkait

Baca Juga