- Advertisement -
HomeNewsPemerintah Galakkan Vaksinasi Door to Door Guna Capai Herd Immunity, Serentak di...

Pemerintah Galakkan Vaksinasi Door to Door Guna Capai Herd Immunity, Serentak di 14 Provinsi

Covesia.com – Pemerintah bakal melakukan vaksinasi cecara “door to door” guna mencapai kekebalan komunal (herd immunity) dalam menghadapi pandemi Covid-19. Vaksinasi door to door ini secara serentak akan dilakukan di 14 provinsi di Indonesia.

Badan Intelijen Negara (BIN) bertindak sebagai pelaksana, sebelumnya vaksinasi telah dilakukan terhadap 30 ribu pelajar SMP dan SMA.

“Saya mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi-tingginya atas pelaksanaan vaksinasi pada pagi hari ini untuk anak-anakku semuanya, baik yang di SMP maupun yang di SMA. Hari ini akan divaksinasi 49 ribu [orang], 15 ribu pelajar SMP, 15 ribu pelajar SMA, dan juga nanti door-to door 19 ribu [orang],” ujar Presiden Jokowi dari Istana Merdeka, Jakarta yang dikutip Covesia.com dilaman resmi Setkab, Kamis (15/7/2021).

Kepala Negara menegaskan, pemerintah terus berupaya untuk mengakselerasi pelaksanaan vaksinasi agar kekebalan komunal atau herd immunity dalam menghadapi pandemi COVID-19 bisa segera tercapai. Pemerintah menargetkan untuk memvaksinasi setidaknya 70 persen dari populasi penduduk atau 181,5 juta jiwa.

“Kita ingin mendorong agar vaksinasi ini semuanya bisa dipercepat sehingga bisa tercapai kekebalan komunal dan kita bisa terhindar dari COVID-19,” ujarnya.

Presiden pun mengapresiasi vaksinasi dari rumah ke rumah yang dilakukan oleh BIN sehingga dapat menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

“Door-to-door ini bagus, jadi artinya kita mendatangi dari rumah ke rumah, yang ingin vaksin segera disuntik. Saya kira program dari rumah ke rumah ini bagus sekali,” ujarnya saat berdialog dengan peserta dan pelaksana vaksinasi door-to-door di Kampung Gongseng, RT 06/RW 07, Kelurahan Cijantung, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kepala Negara juga berharap akan lebih banyak masyarakat yang berpartisipasi dalam program yang digulirkan pemerintah ini.

“Terima kasih juga untuk Pak Ketua RT yang juga telah ikut berpartisipasi mendorong warganya agar ikut vaksinasi. Tolong didorong terus warganya agar ikut program vaksinasi sebanyak-banyaknya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BIN Budi Gunawan dalam laporannya memaparkan bahwa vaksinasi bagi pelajar dan dari rumah ke rumah yang digelar BIN ini dilaksanakan di 14 provinsi daerah episentrum.

“Ada 15 kabupaten/kota dan 32 titik, yaitu di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, dan Papua,” ujar Budi.

Budi mengungkapkan, pihaknya telah mempelajari gelaran vaksinasi door-to-door yang dilakukan di sejumlah negara untuk meningkatkan tingkat partisipasi masyarakat. Kegiatan tersebut juga dilakukan dengan memedomani standar protokol kesehatan.

“Metode vaksinasi door-to-door yang kami gunakan mengadopsi vaksinasi door-to-door yang digunakan oleh beberapa negara yang telah mampu meningkatkan partisipasi, menjangkau keluarga yang belum mempunyai akses dan yang takut keluar rumah untuk menghindari tertularnya dari COVID-19,” ujarnya.

Kepala BIN berharap dengan gelaran vaksinasi yang terus diintensifkan ini dapat segera membentuk kekebalan komunal untuk menghadapi pandemi.

“Semoga segala upaya dan ikhtiar yang dilakukan hari ini akan segera dapat membentuk target herd immunity untuk mewujudkan Indonesia sehat untuk Indonesia yang hebat dalam mengatasi wabah pandemi COVID-19 ini,” pungkasnya.

(dnq)

- Advertisement -


- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
Berita Terkait