Ratusan Polisi Disiagakan di Kawasan Istana Antisipasi Demo Tolak PPKM

0
196
Ilustrasi

Covesia.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menyiagakan aparat di sejumlah ruas jalan di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Sabtu (24/7/2021), menyusul beredarnya ajakan aksi demonstrasi tolak PPKM.

Sebanyak 350 personel lalu lintas akan disiagakan, berjaga sejak pagi dan akan ditempatkan di jalan-jalan yang ditutup guna mengantisipasi penerobosan dari peserta aksi unjuk rasa.

“Ada 350 personel (anggota Ditlantas),” kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo kepada wartawan.

Pada Jumat, polisi mulai memasang barikade kawat berduri di sekitar Istana Negara. Sambodo belum dapat memastikan mengenai jam buka tutup di jalan tersebut dan akan bertindak sesuai situasi di lapangan.

“Penutupan situasional, melihat perkembangan eskalasi di lapangan,” sambungnya.

Lebih lanjut, Sambodo menyebut tidak ada pengalihan arus imbas unjuk rasa itu. Pasalnya, hingga kini di Ibu Kota masih berlangsung aturan PPKM.

“Tidak ada pengalihan arus lainnya. Saat ini penyekatan PPKM level 4 masih berlangsung di Sudirman-Thamrin (Jakarta Pusat),” imbuhnya.

Ajakan aksi unjuk rasa di seluruh wilayah untuk menolak PPKM sebelumnya beredar di media sosial.

Salah satunya aksi bertajuk ‘Seruan Aksi Nasional Jokowi End Game’ yang dijadwalkan berlangsung di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Sabtu (24/7/2021) hari ini.

Sejumlah massa dari komunitas ojek online alias ojol, mahasiswa, pedagang kaki lima, dan aliansi masyarakat lainnya berencana melakukan long march dari Glodok, Jakarta Barat.

Polri mengimbau masyarakat tak terhasut dengan adanya ajakan aksi tersebut. Sebab, kekinian masih dalam situasi pandemi. (Suara)