Pencemaran Mikroplastik di Batang Arau dan Kuranji, Ini Respons DLH Padang

Pencemaran Mikroplastik di Batang Arau dan Kuranji Ini Respons DLH Padang

Covesia.com - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Mairizon menanggapi permasalahan pencemaran mikroplastik yang ditemukan di dua sungai di Kota Padang, yaitu Batang Arau dan Batang Kuranji.

Menurut Mairizon, pihaknya terus melakukan berbagai upaya agar sungai dan pantai tidak tercemar sampah. Namun, kurangnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi kendala terbesar yang dihadapi Pemko Padang.

"Pihak kami sudah menyediakan bentor pengangkut sampah yang datang ke rumah masing-masing. Masyarakat hanya perlu memanfaatkan fasilitas yang sudah disediakan Pemko," ujar Mairizon saat dihubungi Covesia.com Kamis (12/5/22).

Menurut Mairizon, sikap masyarakat yang hanya mau praktis dengan membuang sampah ke sungai merupakan pemikiran yang tidak tepat. Mereka enggan memanfaatkan fasilitas yang disediakan oleh Pemko Padang.

Mairizon mengatakan sangat responsif terhadap hasil penelitian WALHI dan ESN. Namun, pemerintah juga tidak bisa menghentikan perilaku menyimpang masyarakat yang membuang sampah ke pinggiran sungai.

"Saya rasa bukan Perda yang tidak jalan, tetapi kesadaran masyarakat yang sangat minim," tuturnya. 

Selain pelaksanaan Perda, pihaknya juga sudah melakukan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Pihaknya juga turut berkoordinasi dengan satpol PP kota Padang untuk memberantas pembuang sampah liar.

"Tahun 2021 kami menangkap 11 orang yang membuang sampah sembarangan, kasusnya sudah masuk ke kejaksaan, tapi pelaku hanya di denda 200 ribu. Hal itu tidak bisa membuat para pelaku jera," tangkasnya.

Mairizon menghimbau kepada masyarakat akan kesadaran pengelolaan sampah. Tidak sekedar pemerintah yang bergerak mengatasi masalah ini, peran masyarakat sangat diperlukan dalam pengendalian masalah sampah.

"Kami imbau masyarakat untuk sadar akan pengelolaan sampah. Kalau kami tidak mungkin selalu mengawasi karena SDM kami juga terbatas. Masyarakat yang harus sadar atas perilaku tersebut," tutup Mairizon.

(psp)

Berita Terkait

Baca Juga