225 Mantan NII Limapuluh Kota Cabut Baiat, Gubernur: Ada Pihak yang Tak Ingin NKRI Kuat

225 Mantan NII Limapuluh Kota Cabut Baiat Gubernur Ada Pihak yang Tak Ingin NKRI Kuat
Covesia.com - 225 masyarakat terpapar paham radikal organisasi terlarang Negara Islam Indonesia (NII) kembali cabut baiat massal. Pencabutan baiat itu dilakukan di Kabupaten Limapuluh Kota tepatnya di Aula Kantor Bupati, Kamis (12/5/2022).

Menanggapi hal itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah berpesan agar masyarakat bisa meneruskan semangat perjuangan para pendahulu untuk menjadi garda terdepan menjaga NKRI

"Orang Sumbar sangat cinta NKRI, kontribusinya untuk mengokohkan dan menjaga serta merawat NKRI sungguh besar. Sejarah sudah membuktikannya, ini fakta," ujar Gubernur Sumbar, Mahyeldi, ditulis Jumat (13/5/2022).

Mahyeldi tak memungkiri ada pihak-pihak tertentu yang tidak ingin NKRI kuat, lalu melemahkan dengan berbagai upaya dan cara. Karena itu diimbau agar masyarakat berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan serta tidak mudah dihasut atau diadu domba.

Sementara itu, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo juga menyampaikan hal senada. Ia mengajak agar warga yang sudah dicabut baiat agar dapat diterima kembali ditengah masyarakat.

"Kita tentu tak ingin ada organisasi atau lembaga yang merongrong kedaulatan negara kita. Kita tak akan membiarkan bibit-bibit organisasi terlarang atau ekstrimis tumbuh di negeri ini, tak ada tempat bagi mereka, dan jangan tertipu daya," sebut Safaruddin.

Prosesi cabut baiat ini diawali dengan pengucapan sumpah secara bersama, dipimpin seorang mantan aktivis NII, yang disaksikan langsung oleh Gubernur Sumbar, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa, Kasrem 032/Wirabraja, Josep Sidabutar, Bupati Limapuluh Kota, Kepala BIN daerah Sumbar, Hendra dan sejumlah pejabat Forkopimda.

Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara cabut baiat, dari masing-masing perwakilan kabupaten/kota, lalu menyanyikan bersama lagu Bagimu Negeri. Sebelumnya juga disampaikan testimoni oleh mantan NII yang telah bertaubat serta paparan wawasan kebangsaan ketua LKAAM Sumbar, Fauzi Bahar.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa, diwawancarai usai acara menyebut, total hingga saat ini telah dicabut baiat sebanyak 1134 orang, dengan rincian 391 di Dharmasraya, 518 di Tanah Datar, dan 225 orang di Limapuluh Kota.

"Sesuai dengan tenggat waktu sebelum 20 Mei, sudah cabut baiat sampai saat ini sebanyak 1134 orang, bertambah 9 orang dari awalnya 1125. Saya ucapkan apresiasi dan terimakasih setinggi-tingginya kepada seluruh anggota NII yang sudah sadar, tanpa paksaan dengan sukarela kembali kepada NKRI," pungkasnya.
(ila)

Berita Terkait

Baca Juga