Mahyeldi Minta Masyarakat Tak Panik Terkait Kejahatan ''Skimming'' pada Nasabah Bank Nagari

Mahyeldi Minta Masyarakat Tak Panik Terkait Kejahatan Skimming pada Nasabah Bank Nagari Gubernur Sumbar Mahyeldi (tengah)

Covesia.com - Sebanyak 141 Nasabah Bank Nagari menjadi korban kejahatan ''skimming'' (pencurian data menggunakan alat khusus yaitu skimmer) dengan potensi kerugian capai Rp1,5 miliar. Pihak Bank Nagari sudah melakukan antisipasi agar hal tersebut tak terjadi lagi.

Sekaitan itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi, mengapresiasi kesigapan Bank Nagari. Ia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak panik.

"Demi keamanan dan kenyamanan bersama, saya mengimbau kepada seluruh nasabah Bank Nagari, untuk mengganti kartu ATM terbaru, dengan model chip, melakukan transaksi tanpa menggunakan kartu (cardless)," ungkapnya, ditulis Sabtu (14/5/2022).

Saat ini, pihak Bank Nagari telah memulai proses mengganti dana nasabah yang menjadi korban skimming, penggantian dana tersebut akan diselesaikan paling lambat selama dua puluh hari kerja.

Diberitakan sebelumnya, pelaku merupakan warga negara asing dengan penggunaan alat skimming di tiga ATM di Kota Padang.

Direktur Utama Bank Nagari, M. Irsyad, menjelaskan aktivitas pelaku pencurian uang nasabah ini terekam jelas di CCTV ATM yang terletak di tiga kawasan Kota Padang yaitu, kawasan Aur Duri, Tarandam, dan Anduring. 

(ila)

Berita Terkait

Baca Juga