Diduga Akan Buat Kericuhan, 25 WBP di Rutan Padang Terpaksa Dipindahkan

Diduga Akan Buat Kericuhan 25 WBP di Rutan Padang Terpaksa Dipindahkan Kepala Rutan Padang, Muhamad Mehdi (tengah) (Foto: Instagram Rutanpadang)

Covesia.com - 25 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Padang, Sumatera Barat, terpaksa dipindahkan, akibat adanya kegaduhan atau kericuhan di dalam Rutan tersebut, Minggu (15/5/2022).

Kepala Rutan Padang, Muhamad Mehdi menyampaikan, awal kegaduhan tersebut terjadi ada seorang WBP yang minta izin untuk pengawalan untuk pulang, karena adanya mendapat kabar duka dari pihak keluarganya.

"Kemudian kami belum bisa memberikan izin kepada warga binaan tersebut, karena kondisi malam hari dan belum lengkapnya administrasi WBP tersebut. Dan kami baru bisa menjamin WBP tersebut akan diberikan fasilitas untuk pulang dengan pengawalan ketat ke rumah duka pada pagi harinya," ungkap Mehdi.

Namun WBP tersebut tidak terima, dan ia sempat berusaha beberapa kali mencoba memancing keributan di dalam Rutan, beruntung seluruh warga binaan yang berada di dalam tidak terpancing.

Dengan melihat kondisi kurang kondusif dan untuk menghindari terjadinya kericuhan. Pihak Rutan yang bekerja sama dengan jajaran Polresta Padang langsung melakukan upaya pemindahan kepada sejumlah WBP tersebut ke luar Rutan.

"Selain WBP yang awal tadi, ada juga sebanyak 25 WBP lainya yang diduga akan menjadi provokator keributan di dalam Rutan, langsung dipindahkan dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian," jelas Mehdi.

"Tidak hanya ke Polresta Padang, sejumlah WBP tersebut juga ada yang dipindahkan ke 4 UPT Permasyarakatan di wilayah Kanwil Kemenkumham Sumbar, dengan pengawalan ketat aparat Kepolisian," imbuhnya.

Saat ini pasca terjadi pemindahan para WBP itu yang diduga akan menjadi dalang keributan, situasi dalam Rutan sendiri sudah mulai kondusif dan WBP yang lain tetap beraktifitas seperti biasa.

(*/don)

Berita Terkait

Baca Juga