2 Lokasi Danau Maninjau Ditetapkan Sebagai Kawasan Konservasi Ikan Endemik

2 Lokasi Danau Maninjau Ditetapkan Sebagai Kawasan Konservasi Ikan Endemik Ilustrasi - Nelayan sedang beraktivitas di Danau Maninjau, Agam, Sumbar. Foto: Covesia/Johan Utoyo

Covesia.com - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat menetapkan dua lokasi di Danau Maninjau sebagai kawasan konservasi ikan endemik. Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam, Rosva Deswira mengatakan, sebelumnya pihaknya mengajukan sebanyak 4 lokasi konservasi ikan endemik ke Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, namun dari jumlah tersebut hanya dua lokasi yang disetujui.

"Lokasi yang disetujui di Jorong Pandan dan Jorong Sigiran Kecamatan Tanjung Sani, Kecamatan Tanjung Raya, lokasi itu milik Kelompok Tani Pandan Sejahtera dan Kelompok Tani Anugerah," ujarnya, Senin (16/5/2022).

Dikatakannya, dalam penetapan lokasi kawasan konservasi ada syarat yang harus dipenuhi yaitunya ketersediaan lokasi dan tidak ada penangkapan dan merupakan tempat budidaya ikan.

"Tidak semua tempat bisa menjadi kawasan konservasi, lokasi tersebut tidak boleh ada aktivitas eksploitasi, penangkapan ikan dan lokasi budidaya," lanjutnya.

Dijelaskannya, kawasan konservasi ini merupakan salah satu upaya untuk melestarikan ikan endemik di Danau Maninjau yang terancam kepunahan. Dengan cara itu, ikan asli danau yang ada di kawasan itu akan besar dan bisa berkembang biak 

"Ikan bisa lestari dan tidak punah seperti beberapa ikan asli danau seperti, batok, cide-cide dan lainnya," katanya.

(jhn)

Berita Terkait

Baca Juga