Pengakuan Sopir Truk Sumbar: Pungli Masih Terjadi di Jembatan Timbangan

Padang – Pungutan Liar (Pungli) di Jembatan Timbangan Oto (JTO) yang dilakukan oknum petugas Dinas Perhubungan (Dishub) di Sumatra Barat masih saja terjadi, meski sudah ada aturan terkait hal itu.

Modus pungli di JTO itu ketika ada truk bermuatan yang melewati tonase, jika merujuk aturannya mobil pengangkut barang itu tidak bisa lewat, namun kenyataannya masih saja bisa lolos dengan membayar uang tips.

Seperti yang diutarakan salah seorang sopir truk semen rute Padang-Pekanbaru, oyon (52), yang mengaku ada pungli di JTO. Menurut dia, pungli di JTO tersebut hal yang lumrah dan itu sudah menjadi rahasia umum.

“Pungutan liar yang terjadi di jembatan timbangan masih terjadi terhadap kami para sopir, kami selalu saja disalahkan dalam pembawaan barang dengan berbagai alasan yang tidak jelas” katanya kepada covesia.com (12/11/2014).

Hal senada juga disampaikan Hardi (35), supir truk Padang-Jakarta. Dikatakan, uang tips yang diberikan kepada oknum petugas itu untuk meloloskan barang-barang yang melewati tonase.

“Sebenarnya kalau memang dilarang kami tidak bisa apa-apa, tapi kenyataannya masih ada peluang untuk lolos,” jelasnya.

Berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) nomor 7 tahun 2005 menjadi Perda nomor 5 tahun 2013, di mana kendaraan yang melebihi tonase akan dibongkar dan diamankan langsung. (def/lif)

0 Comments

Leave a Comment

3 × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password