Tidak Hanya Sapi, Kerbau di Sumbar juga Terjangkit PMK

Tidak Hanya Sapi Kerbau di Sumbar juga Terjangkit PMK Petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Sumbar, saat melakukan pemeriksaan Sapi yang terjangkit PMK di Sijunjung, beberapa hari yang lalu (Foto: dok. Dinaskeswan Sumbar)

Covesia.com - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 237 hewan terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Sumbar. Penyakit tersebut tidak hanya ditemukan pada sapi saja, namun juga terdeteksi pada kerbau. 

Hal tersebut berdasarkan data pada Kamis  (18/5/2022) yang diperoleh dari Kepala Dinaskewan Sumbar, Erinaldi. Hewan yang terjangkit PMK terbagi dalam kasus positif, pengujian sampel serta tahap pengambilan sampel.

Sebanyak 237 itu terdiri dari kerbau 17 ekor dan sapi 220 ekor. Hingga kini belum ditemukan kasus kematian, potong paksa maupun kesembuhan pada hewan, Kamis (19/5/2022).

Berikut Rinciannya ekor sapi  yang terjangkit PMK: Padang 32, Padang Pariaman 58, Pariaman 25, Pasaman Barat 8, Payakumbuh 6, Sinjunjung 14, Solok 8, Solok Selatan 9, Tanah Datar 48, serta Agam 12 ekor. 

Sementara itu untuk penyakit PMK pada kerbau ditemukan di Sijunjung dengan 17 ekor.

Sebagaimana diberitakan covesia.com sebelumnya, Erinaldi mengatakan pihaknya telah melakukan penghentian sementara pengiriman hewan ternak sapi dari luar provinsi serta memperketat kontrol dan pengawasan hewan di pasar ternak. 

(lsm)

Berita Terkait

Baca Juga