Polisi Ungkap Peredaran 41,4 Kilogram Sabu di Bukittinggi

Polisi Ungkap Peredaran 414 Kilogram Sabu di Bukittinggi Press Rilis pengungkapan kasus Narkoba jenis Sabu di Polres Bukittinggi, Sabtu (21/5/2022)(Foto: Covesia-Primadoni)

Covesia.com - Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bukittinggi berhasil menggagalkan peredaran 41,4 Kilogram Narkotika jenis Sabu di wilayah hukumnya.

“Dalam penangkapan ini kita berhasil mengamankan 8 orang tersangka dengan total barang bukti seberat 41,4 kilogram,” ungkap Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra didampingi Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, dalam keterangan persnya, Sabtu (21/5/2022).

Dan tangkapan sabu ini sebut Kapolda merupakan pengungkapan kasus narkotika terbesar di Bukittinggi bahkan di Sumbar.

"Pengungkapan kasus ini berada di dua lokasi di Bukittinggi dan Kabupaten Agam, yang awal penangkapan semenjak 14 Mei 2022 dan hingga saat ini masih dalam pengembangan," ungkap Kapolda.

Kapolda menegaskan untuk kronologis dan modus operandinya saat ini pihaknya masih dalam pengembangan lebih lanjut dan belum bisa disampaikan saat ini.

"Mohon bersabar dulu Anggota kita masih memburu tersangka lain," tutur Kapolda.

Dan untuk peredarannya Narkotika jenis Sabu ini akan diedarkan oleh para tersangka di wilayah Bukittinggi dan sekitarnya.

“Rencananya Narkotika ini akan diedarkan di wilayah Bukittinggi dan sekitarnya. Namun untuk dari mana asal barang masih kita selidiki, dan tidak menutup kemungkinan kasus ini termasuk jaringan Internasional," kata dia.

Lebih lanjut kata Kapolda untuk identitas 8 tersangka yakni AH (24) DF (20) RP(27), IS (37), AR (34), MF (25), AB (29) dan NF (39). 

Kemudian katanya, dari 8 tersangka yang telah diamankan ada 2 yang di kategorikan atau diterapkan Pasal sebagai pengguna dan pengedar.

"Sedangkan yang enam orang kita kenakan pasal Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yakni pasal 114 ayat 2 di mana sebagai pengedar dia mengedarkan lebih dari satu kilogram ancaman hukumannya yang pertama pidana mati kemudian penjara seumur hidup," tegasnya.  

(don)


Berita Terkait

Baca Juga