Ratusan Kendaraan Tertangkap ETLE Pasca Seminggu Operasi Patuh Singgalang 2022 Polda Sumbar

Ratusan Kendaraan Tertangkap ETLE Pasca Seminggu Operasi Patuh Singgalang 2022 Polda Sumbar Ilustrasi - Simpang empat BI Padang, menjadi salah satu lokasi dipasangnya kamera ETLE. Sumber: Google maps/jejak langkah ofiicial

Covesia.com - Sebanyak 214 kendaraan bermotor tertangkap kamera Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) melakukan pelanggaran lalu lintas pada sepekan pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang tahun 2022.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Satake Bayu Setianto menyebut pelanggaran yang paling banyak terekam kamera ETLE yaitu pengendara sepeda motor dengan total 197 unit, lalu mobil penumpang dengan total 17 unit. 

"Pelanggaran yang terekam seperti tidak menggunakan helm standar SNI sebanyak 144 kasus, pengendara melawan arus 56 kasus, dan pengendara mobil tidak menggunakan safety belt 14 kasus," ujarnya ditulis, Jumat (24/6/2022).

Dijelaskan Satake, terdapat tujuh sasaran penindakan prioritas yang terdiri dari pelanggaran darurat dan pelanggaran kasat mata. 

“Penindakan kita terhadap pengendara yang tidak menggunakan helm, menggunakan HP saat berkendara, anak di bawah umur, berboncengan lebih dari satu, melawan arus serta ugal-ugalan, " ungkapnya

Mengenai rentang umur pelanggar, Satake menyebut berdasarkan data ETLE, pengendara didominasi usia 21 hingga 25 tahun yang mencapai 65 pelanggaran. Berdasarkan profesi pengendara, pelanggar didominasi oleh pelajar dan mahasiswa dengan jumlah 109 orang, lalu karyawan swasta sebanyak 72 orang, dan disusul sopir sebanyak 15 orang. 

Untuk mengirim bukti pelanggatan, Satake mengatakan pihaknya mengidentifikasi dan validasi sesuai pelanggaran, lalu baru dikirimkan bukti pelanggaran ke alamat masing-masing pemilik kendaraan. 

"Apabila pelanggar tidak segera melakukan konfirmasi dalam waktu 30 hari, petugas akan memblokir data dirinya sehingga mereka tidak bisa mengurus atau memperpanjang pajak kendaraaan," jelasnya.

Satake turut mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi aturan berlalu lintas meskipun tidak ada pihak kepolisian yang berada di jalanan. 

"Ada sepuluh kamera mengawasi pengemudi dan masyarakat, kalau melanggar dan tertangkap maka akan otomatis tertilang," tutupnya.

Berita Terkait

Baca Juga