Tertarik Karena Persaudaraan Umat Islam yang Kuat, Dua Wanita Asal Sumut Ini Putuskan Mualaf

Tertarik Karena Persaudaraan Umat Islam yang Kuat Dua Wanita Asal Sumut Ini Putuskan Mualaf Foto: Suara.com

Covesia.com - Hidayah bisa datang kepada siapa saja dan kapan saja. Hal inilah yang dialami Nur Faidah dan Dewi Seniria.

Kedua wanita asal Sumatera Utara (Sumut), ini memutuskan memutuskan masuk Islam. Mereka mungucapkan syahadat di Masjid Agung Annur Pekanbaru, pada Jumat 29 Juli 2022 lalu.

Proses mualaf kedua wanita ini dibimbing langsung Pengurus Mualaf Center Annur Pekanbaru, Rubianto dan Rere.

Sebelum mengucapkan syahadat, mereka diminta untuk mengungkapkan alasan memilih memeluk agama Islam.

"Saya masuk Islam karena lingkungan banyak Islam, teman-teman juga sering mengajak saya pergi ibadah salat membuat saya tertarik masuk islam," kata Nur Faidah dilansir dari  Suara.com, Minggu (31/7/2022).

Dirinya mengaku telah mendapat restu orang tua untuk memeluk agama Islam.

"Awalnya kedua orang tua Nur menolak, namun setelah diberi penjelasan mereka akhirnya menerima," ujarnya.

Hal senada dikatakan Dewi Seniria. Dirinya mengaku mengaku masuk Islam karena persaudaraan umat Islam yang hangat.

"Melihat persahabatan dan persaudaraan umat Islam ini hangat membuat saya tertarik masuk Islam," katanya.

Dewi belum memberi tahu kedua orang tuanya perihal keputusannya hari ini memeluk Islam.

"Kedua orang tua belum tahu, semoga mereka tidak marah," jelasnya.

Setelah mendapat penjelasana kedua wanita ini, Rubianto meminta Nur dan Dewi untuk terus berbakti kepada kedua orang tua.

"Meski berbeda keyakinan, tetaplah berbuat baik dan berbakti kepada kedua orangtua. Kita boleh tidak menuruti perkataan mereka jika diajak kembali ke agama sebelumnya atau diajak berzina," kata Rubianto.

Usai bersyahadat, keduanya mendapatkan bingkisan dari Mualaf Center Annur yang berisikan tuntunan salat lengkap serta perangkat alat salat.

(Suara.com)

Berita Terkait

Baca Juga