BerandaNewsAnggaran Baju Dinas Anggota DPRD Sumbar Disorot, Pengamat: Sebaiknya Dialihkan

Anggaran Baju Dinas Anggota DPRD Sumbar Disorot, Pengamat: Sebaiknya Dialihkan

- Advertisement -

Covesia.com – Anggaran Baju Dinas anggota DPRD Sumbar menjadi sorotan terkait anggarannya yang mendekati angka Rp1 miliar.

Menanggapi hal itu, pengamat politik Universitas Andalas (Unand) Padang, Asrinaldi mengatakan alangkah baiknya pengadaan baju dinas anggota DPRD Sumbar ditunda.

“Melihat situasi di Sumbar sekarang, keuangan sedang krisis, seharusnya anggota dewan tidak melakukan pembuatan baju tersebut karena kita juga sedang pandemi,” ungkapnya saat dihubungi Covesia.com, Senin (23/8/2021).

Asrinaldi mengatakan bahwa tidak masalah jika sudah dianggarkan, tetapi untuk sekarang, waktunya tidak tepat.

“Jika dilanjutkan, akan timbul ketidakpercayaan dari masyarakat, karena mereka sedang sulit dengan perekonomian, tapi anggota dewan malah menganggarkan baju dinas baru,” jelasnya.

Dia mengatakan, pembelian baju dinas tersebut tidak ada salahnya. Tapi jika tetap dilakukan, di mana sense of crisis dari anggota dewan tersebut?

Dosen Unand itu menyarankan agar anggota dewan sementara waktu mengalihkan dana pembuatan pakaian dinas tersebut untuk penanganan pandemi Covid19. Sebab kasus Covid-19 di Sumbar belum terkendali dengan baik.

Baca: Anggaran Baju Dinas 65 Anggota DPRD Sumbar Hampir Rp1 Miliar

Sebelumnya, Anggota DPRD Sumbar melakukan pengadaan pakaian dinas yang membuat gaduh karena nilainya cukup tinggi.

“Jumlah kontrak untuk pengadaan tersebut Rp764.400.000, dan jumlah kontrak termasuk pajak menjadi Rp840.840.000. Sementara nilai pagunya adalah Rp908.050.000,” ungkap Sekretaris DPRD Sumbar, Raflis, Senin (23/8/2021).

(ila/rdk)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -