Gubernur BI Sebut 3 Hal Cara Pengendalian Inflasi Nasional

Gubernur BI Sebut 3 Hal Cara Pengendalian Inflasi Nasional Ilustrasi (Pixabay)

Cevesia.com - Inflasi yang terjadi di Indonesia menjadi perhatian pemerintah, termasuk Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pengendalian inflasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Pusat, dan Daerah serta mitra kerja lainnya melalui GNPIP (Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan).

"Terdapat 3 hal penting dalam pengendalian inflasi nasional, pertama, tren kenaikan inflasi saat ini disebabkan oleh kenaikan harga pangan bergejolak, sehingga GNPIP menjadi urgensi tersendiri untuk mengatasi gejolak harga tersebut agar tingkat inflasi volatile foods dapat turun dibawah 5 persen,"ungkapnya saat Rakor di Surabaya, Rabu (14/9/2022).

Kedua, upaya pengendalian inflasi perlu diperkuat dengan mencermati bagaimana dampak rambatan kenaikan BBM dan efektivitas subsidi penyangga sosial, guna menjaga daya beli masyarakat. 

Ketiga, menindaklanjuti arahan Presiden pada Rakornas Pengendalian Inflasi dan Rapat 12 September 2022, perlu diperkuat sinergi dan berbagai upaya agar mampu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan 7 program unggulan GNPIP yang sudah dimplementasikan di 28 wilayah kerja Kantor Perwakilan Bank Indonesia Dalam Negeri (KPwDN) sejak 10 Agustus 2022, GNPIP tercatat sudah berkontribusi membantu 179 pasar murah, mengkoordinasikan 43 kerjasama antardaerah, mendistribusikan 902.977 polybag bibit cabai dan berbagai program lainnya.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang turut hadir dalam rakor tersebut mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah berkomitmen memperkuat sinergi dan inovasi berbagai program pengendalian inflasi dan membangun ketahanan pangan nasional.

Penguatan sinergi dan inovasi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi tanggal 18 Agustus 2022 serta pada pertemuan dengan seluruh kepala daerah pada tanggal 12 September 2022.

(lia)

Berita Terkait

Baca Juga