Sukses Jadi Tuan Rumah Panjat Tebing Pomnas 2022, UNAND Bakal Gelar Lomba Antar SMA

Sukses Jadi Tuan Rumah Panjat Tebing Pomnas 2022 UNAND Bakal Gelar Lomba Antar SMA Kejuaraan Panjat Tebing pada Pomnas 2022 di UNAND, Sabtu (26/11/2022)

Covesia.com - Universitas Andalas (UNAND) dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan dua cabang olahraga di Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) 2022. Kedua cabang tersebut yakni bulu tangkis dan panjat tebing.

"Kita diberi amanah untuk dua tempat penyelenggaraan lomba pada Pekan Olahraga Mahasiswa untuk cabang bulutangkis dan panjat tebing," ujarnya, Rektor Universitas Andalas, Prof. Yuliandri, disela-sela menyaksikan putaran final cabang olah raga panjat tebing Pomnas 2022, Sabtu (26/11/2022).

Yuliandri mengatakan alasan pemakaian lapangan Unand karena sudah sesuai dengan standar nasional dan internasional.  

"Lapangan kita tertutup dan telah sesuai dengan standar nasional maupun internasional sehingga bisa digunakan untuk event ini," ucapnya.

Yuliandri menjelaskan untuk kegiatan perlombaan bulutangkis dilakukan di lapangan tertutup sementara untuk panjat tebing dilakukan di dua tempat yakni Unand dan Pariaman.

"Kalau bulutangkis disini (UNAND), dan berjalan dengan baik dari awal acara. Kalau untuk panjat tebing di dua tempat yaitu di Pariaman dan disini (UNAND)," jelasnya.

Diungkapkan Yuliandri beberapa kendala dihadapi sebelum pelaksanaan event ini, khususnya untuk panjat tebing. Awalnya perencanaan event mulai dari target hingga jadwal lomba sudah matang. Namun dipertengahan rencana ditemukan beberapa kendala.

"Panjat tebing kita menemukan kendala di luar kemampuan kita, untungnya kendala tersebut bisa diatasi oleh semua tim baik dari tim Unand dan tim POM," terangnya.

Dikatakan Yuliandri kendala pertama yakni penentuan lokasi untuk lomba panjat tebing. Penentuan lokasi ini memakan waktu hingga seminggu.

"Awalnya di lapangan samping FKM, tapi lokasi tidak cukup lebar, sehingga berdiskusi menentukan tempat menghabiskan waktu hingga seminggu," sebutnya.

Kendala kedua yakni faktor cuaca di Sumbar yang saat ini tidak mendukung sehingga menghambat jalannya perlombaan.

"Kedua karena cuaca tidak mendukung yang seperti kita ketahui," ucapnya.

Meski menemukan beberapa kendala, namun berkat kerjasama semua tim penyelenggaraan event dapat berjalan maksimal.

"Alhamdulillah meski banyak kendala kita bisa menghadapi dan hari ini kita semaksimal mungkin melakukan event yang tertinggal," sebutnya.

Yuliandri mengungkapkan kampus UNAND bersedia untuk mengikuti event nasional yang diselenggarakan per tahun.

"Dengan penyelenggaraan event ini, Unand bersedia untuk event nasional per tahunnya," ucapnya.

Selain itu, Yuliandri berencana akan mengadakan event panjat tebing untuk perlombaan antar SMA yang berguna mencari bibit unggul dari pelajar yang dapat menjadi bibit atlet di masa depan.

"Sama seperti perlombaan akademik lainnya seperti olimpiade matematika, olimpiade biologi, debat, dan sebagainya, kita juga berencana mengadakan event panjat tebing untuk mencari bibit unggul atlet panjat tebing ini," tuturnya. 

(adi)

Baca Juga