Hampir Sepekan, Dugaan Pelecehan Seksual di UIN IB Padang Belum Menemukan Titik Terang

Hampir Sepekan Dugaan Pelecehan Seksual di UIN IB Padang Belum Menemukan Titik Terang Gedung Rektorat UIN Imam Bonjol Padang. Folto: Lisa Septri Melina

Covesia.com - Sudah hampir sepekan pasca mencuatnya isu dugaan kasus pelecahan seksual di kampus UIN IB Padang oleh oknum dosen ke mahasiswi hingga kini belum menemukan titik terang. Pasalnya, korban tidak berani untuk berbicara.

Isu tersebut mencuat setelah ratusan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa di rektorat kampus pada Rabu (23/11/2022) . Isu itupun menjadi bola liar karena belum diketahuinya identitas mahasiswa yang menjadi korban pelecehan seksual dan juga oknum dosen yang diduga menjadi pelaku.

Tidak hanya itu saja, jumlah korbannya pun masih samar. Ada yang menyebut satu orang dan ada juga yang mengungkapkan sampai 3 orang.

Menteri Advokasi Hukum dan HAM Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Imam Bonjol Padang Ulva Salsabillah mengatakan, pihaknya sampai saat ini tidak bisa mengajak korban untuk berbicara.

"Hingga kini korban masih belum berani untuk berbicara. Namun, saat ini kami juga ada menemukan kasus baru," tuturnya diwawancarai Covesia.com, Selasa (29/11/2022).

Hingga kini, ia terus berupaya untuk memberikan informasi terkait pelecehan seksual kepada mahasiswa hingga berani untuk berbicara.

"Kemarin sore kami juga sudah melakukan orasi di lingkungan kampus terkait pelecehan seksual dan sekaligus memberikan selebaran mengenai UU TPKS," tuturnya.

Ia juga mengatakan, jika korban berani berbicara, pihaknya akan secepatnya menunjukkan bukti ke pihak kampus. 

"Insyaallah secepatnya akan kami tunjukkan buktinya ke pihak kampus jika korban berani berbicara," imbuhya.

Baca Juga