BerandaArchipellagoHasil Tangkapan Nelayan Berkurang, Harga Jual Ikan Kering Naik di Agam

Hasil Tangkapan Nelayan Berkurang, Harga Jual Ikan Kering Naik di Agam

- Advertisement -

Covesia.com – Tingginya gelombang air laut dalam sepekan terakhir mengakibatkan hasil tangkapan nelayan di Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam menurun. Hal itu juga berimbas kepada berkurangnya hasil tangkapan dan naiknya harga jual ikan kering di pasaran.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HSNI) Kabupaten Agam, Arman mengatakan, curah hujan tinggi disertai angin kencang memicu gelombang besar di tengah laut, hal itu membuat pergerakan mencari ikan menjadi terbatas bahkan sangat berisiko.

“Sebelum melaut biasanya kami melihat pergerakan awan, jadi bisa diprediksi kondisi cuaca saat sedang mencari ikan. Sepekan terakhir tidak hanya di darat, di laut juga sering terjadi badai, jadi terpaksa kami tunda sementara waktu,” ujarnya, Selasa (14/9/2021).

Selain itu, jika tetap dipaksakan hasil tangkapan tentunya tidak memuaskan sebab saat gelombang tinggi, ikan-ikan lebih suka ke laut dalam.

Kondisi kurangnya hasil tangkapan nelayan ini berpengaruh besar kepada harga jual ikan kering di kawasan setempat.

Seorang pemilik usaha ikan kering di Tiku, Rodi Putra mengatakan, kenaikan harga di los ikan kering di Tiku sudah terjadi sejak beberapa pekan terakhir.

Saat ini harga naik sebesar 20 persen di banding hari biasanya. Harga jual per masing-masing jenis ikan kering naik kisaran Rp15-20 ribu per kilogram.

Ia merinci, ikan kering jenis Kase hari biasa dijual dengan harga Rp40 ribu per kilogram, sekarang Rp60 ribu per kilogram. Garunbu Rp45 ribu per kilogram jadi Rp60 ribu per kilogram.

Bada Putiah kisaran Rp65-70 ribu per kilogram naik menjadi Rp85 ribu per kilogram. Bada Balang Rp70 ribu per kilogram jadi Rp90 ribu per kilogram. Lalu Tete Rp 60 per kilogram dari Rp50 ribu per kilogram.

“Itu harga grosir, kalau harga di pedagang biasanya naik Rp15 ribu per kilogram,” sebutnya.

(jhn/rdk)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -