- Advertisement -
BerandaNewsGelar Rakerda, Perti Berkomitmen Majukan Pendidikan Islam

Gelar Rakerda, Perti Berkomitmen Majukan Pendidikan Islam

- Advertisement -

Covesia.com – Pengurus Daerah Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) Sumatera Barat menggelar rapat kerja daerah (rakerda) yang dibuka langsung oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi secara virtual. 

Ketua Panitia Pelaksana, Kahirul Fahmi mengatakan Perti sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Sumbar berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan Islam, mengembangkan dakwah, serta turut serta dalam memajukan kehidupan sosial kemasyarakatan.

“Rakerda ini membahas program dan rencana kerja serta strategi tingkat dakwah dan sosial,”jelasnya. 

Pada Rakerda ini, kata Kahirul, akan diawali dengan seminar bertajuk “Peningkatan Konsolidasi Organisasi dalam Membumikan Khittah Tarbiyah Islamiyah”, dengan narasumber Ketua Dewan Pembina Tarbiyah-Perti Sumbar, Leonardi Harmaini Dt Bandaro Basa; Sekdaprov Sumbar, Hansastri; Kakanwil Kemenag Sumbar, Syamsuir; dan Kepala Kesbangpol Sumbar, Jefrinal Arifin.

Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan, rakerda akan diikuti oleh seluruh Pengurus Daerah Tarbiyah-Perti Sumbar, pengurus cabang dari 19 kabupaten/kota, pimpinan organisasi fungsional dan lembaga pendidikan seperti sekolah tinggi, Ma’had Ali, dan MTI/Pesantren yang tergabung di bawah bendera Tarbiyah-Perti.


Untuk pelaksanaannya, Rakerda dilakukan secara luar jaringan (luring) dan dalam jaringan (daring). Hal itu untuk menjaga protokol kesehatan dalam masa pandemi. 

Dalam kesempatan Gubernur Mahyeldi mengatakan bahwa dengan adanya rakerda Perti tentunya akan membantu pencapaian visi misi Sumbar. 

“Mudah-mudahan sinergi antara pemerintah dan ormas islam seperti Tarbiah Perti akan kuat dan solid sehingga memberikan dampak positif,” ungkapnya saat membuka rakorda, Sabtu (19/9/2021). 

Mahyeldi menyebutkan Jamaah Tarbiyah sangat banyak. Bagaimana sinergi kolaborasi dan amal jamaai akan lebih meningkat untuk perbaikan umat. 

“Kami memiliki harapan yang tinggi untuk potensi umat bisa diberdayakan melalui penguatan Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, penguatan ekonomi, penguatan SDM, akhlak dan penguatan nilai kehidupan,” jelasnya. 

(ila)

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
Pilihan Editor
- Advertisement -
- Advertisement -
Berita Terkait
Lainnya
- Advertisement -