Curah Hujan Tinggi, Penerbangan Tidak Terganggu

Pasaman Barat – Tingginya curah hujan di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dalam beberapa minggu terakhir belum menganggu aktifitas penerbangan. Pesawat Susi Air tujuan Simpang Empat-Padang masih terbang seperti biasa.

“Curah hujan yang cukup tinggi belum mempengaruhi penerbangan pesawat dari bandara kita ke Padang,” kata Kepala Dinas

Perhubungan, Komunikasi dan Informatika, Bobby P. Riza, S.STP, M.Si ketika dikonfirmasi covesia.com, Kamis (13/11-2014).

Menurut Bobby, pesawat masih terbang membawa penumpang dari bandara Pusako Anak Nagari (PAN) Laban, Pasaman Barat tujuan Padang, begitu juga sebaliknya. Pesawat melayani penumpang tiga kali seminggu, seperti biasanya.

“Sewaktu kabut kemaren, memang betul penerbangan Susi Air terganggu, karena jarak pandang semakin pendek,” sebut Bobby.

Dijelaskan Bobby, biaya operasional penerbangan pesawat Susi Air tahun 2014 disubsidi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat Rp500 juta lebih. Dana itu untuk 96 kali penerbangan. Dengan adanya subsidi, penumpang cukup membayar tiket Rp300 ribu saja.

Memang diakui, penumpang pesawat Susi Air tidak selalu penuh. Sebab animo masyarakat masih kurang untuk memanfaatkan pesawat terbang untuk pergi ke Padang. Jarak tempuh Pasaman Barat-Padang hanya 30 menit.

“Sesuai kontrak Pemkab Pasaman Barat dengan pihak maskapai Susi Air, walaupun tidak ada penumpang pesawat tetap terbang sesuai dengan kontrak,” jar Bobby. (man/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

nineteen − one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password