Pembangunan Pelabuhan Teluk Tapang Terus Dipacu

Pasaman Barat – Pembangunan pelabuhan kapal Teluk Tapang Air Bangis Pasaman Barat, Sumatera Barat terus dipacu. Pelabuhan ini berskala dunia internasional, karena hasil CPO perkebunan kelapa sawit nantinya akan diekspor melalui jalur laut ke luar negeri.

Pembangunan pelabuhan Teluk Tapang, anggarannya berasal dari APBN pusat Rp, APBD Sumatera Barat dan APBD Pasaman Barat. Proyek ini sudah sekian lama dikerjakan, namun saat ini belum tuntas.

Tahun ini pemerintah setempat terus membangun akses jalan darat menuju pelabuhan dengan dana Rp1,4 miliar. Hal ini melanjutkan pekerjaan sebelumnya. Setiap tahun dana APBD dikucurkan untuk mengerjakan jalan ke pelabuhan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Pasaman Barat Ahdiyarsyah ST,MT ketika ditanya covesia.com, Kamis (13/11-2014) mengatakan, keberadaan pelabuhan Teluk Tapang yang dibangun dengan dana APBN itu merupakan program strategis Pemkab Pasaman Barat dan Sumbar umumnya.

Sebab dengan akses laut, semua produksi hasil bumi Pasaman Barat seperti CPO sawit, karet, akan mudah di pasarkan ke dunia internasional. Begitu juga sebaliknya, dunia luar juga akan mudah masuk memasarkan produknya ke Pasaman Barat dan Sumbar umumnya.

Sehingga Pasaman Barat akan semakin maju, karena keberadaan pelabuhan tersebut akan memberi multiplier effect untuk kesejahteraan masyarakat.

Penyiapan lahan badan jalan ke Teluk Tapang dari Simpang Bunga Tanjuang ke Pelabuhan Teluk Tapang sepanjang 42 km. katanya. Untuk akses jalan itu, sumber anggarannya berasal dari APBD Provinsi Sumbar sharing dengan APBD Pemkab Pasaman Barat.

“Akses ke sana sudah tembus, namun masih dalam penyiapan badan jalan, dan akan diaspal secara bertahap,”sebutnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pehubungan Komunikasi dan Informasi Pasaman Barat, Bobby P Riza sebelumnya mengatakan selama 2014 ini sekitar Rp40 miliar dana APBD Sumbar telah digunakan untuk pembangunan kawasan perkantoran pelabuhan Teluk Tapang.

Ia mengatakan, pembangunan pelabuhan Teluk Tapang sudah dilakukan secara bertahap sejak 2009 dengan anggaran miliaran dari pusat dan provinsi. Selain itu untuk pembukaan dan pembangunan jalan menggunakan APBD Pasaman Barat.

“Hingga saat ini fisik pelabuhan dan dermaganya sudah selesai. Tinggal pembangunan sarana prasarana lainnya seperti jalan dan kawasan perkantoran,” sebutnya.

Hal ini bisa memperbanyak akses transportasi menuju Pasaman Barat melalui laut. Bahkan, pendapatan warga yang ada di sekitar pelabuhan akan meningkat karena banyaknya aktivitas di pelabuhan itu.(man/gyi)

0 Comments

Leave a Comment

one × one =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password