Pasien RSUD Meulaboh Terpaksa Dirawat di Kursi

Banda Aceh – Belasan pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, terpaksa dirawat di kursi karena tidak adanya tempat tidur.

Direktur RSUD Cut Nyak Dhien, dr Akbar Siregar di Meulaboh, Kamis (13/11/2014), mengatakan, pasien yang dirawat di kursi tersebut merupakan rujukan dari berbagai kabupaten di Barat Selatan Aceh.

“Daya tampung rumah sakit berkapasitas 219 tempat tidur. Sementara pasien rujukan terus berdatangan dari kawasan Barat Selatan Aceh, melebihi kapasitas, sehingga terpaksa dirawat di kursi,” katanya.

Kondisi membludaknya pasien rumah sakit daerah tersebut sudah berlangsung sejak tiga hari terakhir. Mereka dirujuk ke tempat itu karena RSUD Cut Nyak Dhien merupakan satu-satunya rumah sakit rujukan untuk kawasan barat selatan Aceh.

Akbar mengeluhkan penanganan rumah sakit kabupaten di pesisir barat selatan Aceh, seperti dari Kabupaten Nagan Raya maupun Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). Mereka langsung memberikan rujukan pasien sebelum dilakukan penanganan medis.

“Ini yang membuat kapasitas rumah sakit membludak. Pasien harusnya dilakukan penanganan di sana dahulu sebelum dirujuk. Kalau sudah dirujuk ke sini, tentu sudah menjadi tanggung jawab kami,” keluhnya.

Mengetahui kondisi perawatan pasien di kursi, Kepala Dinas Kesehatan Aceh Barat, Zafril Luthfy langsung mendatangi instalasi gawat darurat (IGD). Didampingi Direktur Rumah Sakit dr Akbar Siregar, ia mengimbau petugas medis memberikan pelayanan optimal.

“Jangan sampai ada yang dirawat di atas lantai. Ini terjadi karena kondisi keterbatasan daya tampung itu. Solusi masalah ini adalah mempercepat proses pembangunan rumah sakit regional (RSR) yang sudah dipersiapkan,” kata Zafril Luthfy. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

four × 1 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password