Soal Pemerkosaan Massal, Sudan Panggil UNAMID

Khartoum – Sudan memanggil kepala Misi Perserikatan Bangsa Bangsa-Afrika di Darfur Jumat atas laporan pasukan pemerintah telah melakukan pemerkosaan massal di wilayah yang dilanda perang, kata seorang pejabat kementerian luar negeri.

UNAMID mengatakan dalam laporan internal pekan ini bahwa militer Sudan telah berusaha untuk mengintimidasi penduduk desa, untuk menekan tuduhan-tuduhan bahwa lebih dari 200 wanita dan anak perempuan diperkosa.

Telah dilaporkan tidak ditemukan adanya bukti-bukti atas dugaan pemerkosaan bulan lalu saat kunjungan ke daerah.

“Kami memanggil kepala UNAMID untuk memperjelas situasi dan saya mengatakan kepadanya bahwa Jaksa Penuntut Umum di Darfur juga sedang melaksanakan investigasi” ke dalam klaim pemerkosaan dan sumber-sumber laporan, kata Abdullah al-Azraq, wakil menteri luar negeri.

Pemerintah Sudan telah berulang kali membantah pasukannya melaksanakan dugaan pemerkosaan.

UNAMID tidak mengomentari mengenai apakah pejabat kepala Abiodun Oluremi Bashua telah dipanggil.

Azraq mengatakan, setelah pemerintah menyelesaikan penyelidikan, ia akan “mengambil Keputusan yang akan mencapai siapa pun yang menunjukkan penyelidikan telah membuat kesalahan dalam hal ini “.

Sebuah tim pertama pemantau UNAMID dikirim ke daerah yang diduga tempat perkosaan di Tabit, Darfur Utara, pada 4 November, tetapi militer Sudan memblokir mereka di pinggiran desa. (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

thirteen + 20 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password