Rektor: Kami Menghormati Proses Hukum

Makassar – Kasus dugaan penggunaan Narkoba jenis sabu yang melibatkan dua orang dosen di Unhas, menjadi perhatian Rektor Universitas Hasanuddin
(Unhas) Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA. Rektor Unhas mengatakan, pihaknya menghormati
proses hukum yang menimpa dua orang dosen Fakultas Hukum Unhas yang
diduga mengonsumsi sabu.

“Kami sangat menghormati proses
Hukum yang sedang berlangsung, serta menyerahkan sepenuhnya kasus ini
kepada aparat penegak hukum dalam hal ini pihak kepolisian untuk
melakukan investigasi dan penyelidikan sesuai ketentuan dan
kewenangannya,” kata Dwia memberikan tanggapan terhadap kasus akademisi
Unhas, Makassar, Sabtu (15/11/2014) sebagaimana dilaporkan antara.

Sebelumnya, telah dilansir Wakil
Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar
Prof Musakkir diringkus aparat kepolisian saat “pesta” sabu bersama
dosen Fakultas Hukum Ismail Alrip SH MKN dan seorang mahasiswi bernama
Nilam di kamar 312 Hotel Grand Malibu, Makassar pada Jumat (14/11).

Berdasarkan keterangan Kasat Narkoba Polrestabes Makassar AKBP
Syamsu Arib diketahui, selain menangkap tangan ketiga orang tersebut,
juga mengamankan dua orang lainnya setelah digeledah di kamar 205 di
hotel yang sama. Kedua orang itu adalah Syamsuddin (44) dan
Ainun (18). Penangkapan terhadap keduanya merupakan tindak lanjut dari
pengembangan kasus atas tersangka Ito yang merupakan staf Zona Cafe di
kawasan Daya yang lebih awal diciduk di rumahnya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

fifteen − thirteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password