Pasaman Barat Diterjang Longsor, 76 KK Cemas

Pasaman Barat – Longsor di Bukit Kapalo Banda, Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) kembali terjadi. Longsor terjadi lebih dari 10 kali, namun yang paling besar terjadi tiga kali, kekuatan longsor terdengar sampai tiga kilometer dari lokasi.

76 Kepala Keluarga di Jorong Paroman dan Jorong Benteng rawan terkena bencana.

Penduduk setempat merasa takut dan was-was akan terjadinya longsor susulan. 50 hektare sawah masyarakat yang sebelumnya tertimbun, kini terus tertimbun dengan longsor susulan.

Kali ini timbunan tanah di sawah dengan tinggi sekitar 200 meter dan lebar sekitar 500 meter.

Camat Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Etris Dsem ketika dikonfirmasi covesia.com, Minggu (16/11-2014) mengatakan akibat seringnya terjadi longsor di Bukit Kapalo Banda maka masyarakat setempat kini sudah siaga siang dan malam (ronda).

Bukan hanya masyarakat, anggota Badan Penanggulangan Bencan Daerah (BPBD) juga siaga sejak beberapa hari terakhir.

“Kita sudah menaiki puncak bukit untuk mengatahui kondisinya. Ternyata tanahnya masih labil jadi dimungkinkan akan sering terjadi longsor, apalagi seringnya hujan” kata Etris.

Masyarakat didua kejorong diminta untuk melakukan siskamling tiap malam. Dan masyarakat diminta selalu waspada terhadap longsor susulan yang tidak bisa diperkirakan datangnya. Apalagi saat ini musim hujan.

Data yang himpun covesia.com longsor pernah terjadi pada Jumat (22/8-2014) sekitar pukul 12:30 WIB. Akibatnya 50 hektar sawah masyarakat rusak dan tertimbun.

Panjang longsor diperkirakan mencapai 1,5 Km, lebar 1 Km dan tinggi timbunan yang sudah berada di hamparan sawah petani itu mencapai 40-100 meter. Sawah masyarakat kini mengalami rusak dan susah dimanfaatkan lagi. (man/cal)

0 Comments

Leave a Comment

3 × 3 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password