Baku Tembak di Filipina Selatan, 20 Tewas

Manila – Sejumlah 20 orang tewas dalam
satu hari di Filipina selatan setelah satu bentrokan senjata meletus di
wilayah itu , kata para pejabat Sabtu (15/11/2014) sebagaimana dilaporkan AFP. Pihak militer
sebelumnya mengatakan 15 orang trwas Jumat setelah pertempuran seru
antara pasukan pemerintah dan gerilyawan yang punya hubungan dengan Al
Qaida di daerah hutan, tempat sejumlah gerilyawan-gerilyawan garis keras
Muslim dan kelompok-kelompok bandit aktif.

Tiga pekerja
perkebunan termasuk seorang ayah dan putranya ditembak mati di pulau
Basilan, Filipina selatan Jumat dalam usaha diperkirakan pemerasan, kata
Inspektur senior Gean Gallardo,komandan polisi ibu kota pulau itu. “Tiga korban ini adalah para pekerja biasa yang tidak memiliki kapak untuk menghantam siapapun,” katanya sebagaimana dikutip covesia.com.

Pada hari yang sama,seorang anak perempuan berusia delapan tahun
tewas akibat kena peluru mortir yang ditembakkan gerilyawan Pejuang
Kemerdekaan Islam Bangsamoro (BIFF) di kota Pikit di selatan, kata juru
bicara daerah militer Kolonel Dickson Hermoso. Gerilyawan itu menembakkan mortir-mortir ke polisi dan tentara yang berusaha menangkap seorang komandan mereka, katanya.

Militer sebelumnya mengatakan lima tentara dan 10 gerilyawan dari
kelompok garis ekras Abu Sayyaf yang punya hubungan dengan Al Qaida
tewas dalam pertempuran di pulau Jolo kepulauan Sulu, Jumat. Juru bicara militer daerah itu Kapten Rowena Muyuela mengatakan
insiden-insiden itu tidak hubungan langsung, “mereka semuanya terlibat
dalam kelompok-kelompok yang berbeda”. Akan tetapi ia mengatakan aksi kekerasan meningkat akibat usaha-usaha pemerintah untuk menangkap para pengacau. “Ini semuanya disebabkan operasi-operasi aparat penegak hukum yang meningkat,” katanya. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

5 × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password