Sejak 1629, 174 Tsunami Terjadi di Indonesia

Jakarta –
Selama periode tahun 1629-2014 telah terjadi 174 tsunami di Indonesia. Hampir 60 persen terjadi wilayah Indonesia bagian timur.
Artinya ancaman disana lebih tinggi dibandingkan di bagian barat karena kondisi tataran lempeng teknonik yang lebih rumit.

“Masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan. Dari data yang ada, Indonesia bagian timur memang lebih banyak persentasenya,” ujar Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Minggu (16/11/2014) di Jakarta.
Menurutnya, Iptek saat ini belum mampu memprediksi gempa secara pasti. Gempa dapat terjadi kapan saja tanpa kita ketahui tanda-tandanya. “Gempa dan tsunami adalah keniscayaan di Indonesia,” kata Sutopo.

Saat ini, TRC BNPB dipimpin Direktur Perbaikan Darurat BNPB, Yolak Dalimunthe, bersama TRC BPBD dan personil dari Kementerian PU, Kemensos, dan Kemenkes masih berada di Halmahera Barat, Maluku Utara (Malut) mendampingi Pemda, untuk terus melakukan pendataan akibat dari dampak gempa 7,3 SR yang terjadi pada Sabtu (15/11/2014) pukul 09.31 WIB. (gus/cal)

0 Comments

Leave a Comment

eighteen + ten =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password