Warga Dua Daerah Diminta Waspada Lahar Hujan Gunung Kelud

Kediri – Musim hujan yang mulai terjadi di Jawa Timur, membuat Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa
Timur, meminta warga mewaspadai ancaman lahar hujan dari Gunung Kelud
(1.731 meter di atas permukaan laut). Lahar akan bisa menerjang sewaktu-waktu,
terutama saat hujan turun.

Kepala Bagian Hubungan Masyarakat
Pemkab Kediri Haris, Minggu, mengatakan ancaman lahar hujan sisa
material erupsi Gunung Kelud masih ada. Sejak erupsi Februari 2014,
belum semua material hanyut di jalur lahar. “Untuk
penanganan lahar hujan, dari satlak (satuan pelaksana) sudah menyiapkan
tim yang bertugas memantau kondisi hujan,” katanya sebagaimana dilaporkan antara dilansir covesia.com, Minggu (16/11/2014).

Salah
satu yang dilakukan, mereka disebar di titik tertentu. Sebelumnya,
mereka juga sudah dibekali informasi terkait dengan kondisi cuaca dan
hujan, serta informari pusat dari Pos Pengamatan Gunung Api Kelud
terkait dengan kondisi gunung. “Dari pusat pengamatan sudah
memberikan informasi ke instansi terkait dan dibantu dari tim RAPI
(Radio Antar Penduduk Indonesia). Jika terjadi hujan deras, di lokasi
yang dialiri lahar, segera diamankan,” ujarnya.

Pihaknya
menyebut, tim itu yang bertugas itu memang diutamakan disebar di daerah
yang terdapat jalur lahar. Hal itu mengantisipasi terjadinya korban
jiwa, saat air bercampur material erupsi Gunung Kelud itu mengalir.

Data di proyek Gunung Kelud, terdapat 11 jalur lahar, yang terbagi
di dua daerah yaitu Kabupaten Kediri dan Blitar. Jalur lahar di
Kabupaten Kediri seperti kantong lahar I Kali Konto di Desa Badas,
Kecamatan Pare, kantong lahar II Kali Konto di Desa Pare Lor, Kecamatan
Kunjang sisa kapasitas tampungnya adalah 400.000 meter kubik, dan
sejumlah titik lainnya.

Pusat Vulkanologi Bencana Mitigasi
(PVMB) Bandung telah merekomendasikan agar pemerintah daerah segera
mengeruk dan membersihkan pasir yang menutupi jalur air (inlet) di
kawasan puncak gunung, yang tertutup akibat erupsi Februari 2014. Hal
itu ditegaskan Kepala PVMBG Bandung Hendrasto.(ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

8 + thirteen =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password