Ledakan Dahsyat, Lukai 8 Orang di Philipina Selatan

Philipina -Kota Kabacan yang terletak didaerah Philipina Selatan kembali bergolak, diduga karena serangan separatis yang dilancarkan oleh kelompok tertentu, sebuah perangkat bahan peledak rakitan (IED) meledak Minggu (16/11/2014) disebuah jembatan penyeberangan .

Akibat serangan itu melukai delapan orang, kata pihak berwenang setempat.

Hingga saat ini, tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di kota Kabacan, di Pulau Mindanao itu, di mana berbagai kelompok gerilyawan Muslim aktif.

“Tiga korban berada dalam kondisi cedera kritis akibat pecahan peluru,” kata David Saure, seorang pejabat bencana kota, kepada wartawan.

Polisi mengatakan mereka tidak punya tersangka langsung.

Seperti diketahui Kabacan adalah satu kota pertanian berpenduduk lebih dari 80.000 orang, terletak dekat daerah kubu gerilyawan Muslim yang menentang penyelesaian perdamaian antara pemerintah dan kelompok pejuang Islam terbesar di negara itu.

Pada Jumat polisi mengatakan dua orang, termasuk seorang gadis, tewas di tetangga kota Pikit ketika sempalan Pejuang Pembebasan Islam Bangsamoro (BIFF) menembakkan mortir kepada tentara dan polisi yang mencoba untuk menangkap satu pemimpin kelompok.

BIFF memisahkan diri dari kelompok gerilyawan Muslim utama, Front Pembebasan Islam Moro (MILF), pada tahun 2008 ketika MILF terlibat dalam pembicaraan perdamaian dengan pemerintah.

Dengan kekuatan 10.000 personel MILF menandatangani perjanjian perdamaian dengan pemerintah pada Maret, tetapi BIFF, yang diyakini memiliki hanya beberapa ratus pejuang, menolak perjanjian itu.

Pihaknya telah bersumpah untuk berjuang mendirikan satu negara Islam di Filipina selatan yang saat ini dihuni oleh mayoritas Katolik itu.(afp/jmb)

0 Comments

Leave a Comment

15 − 2 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password