KPK Kembali Periksa Sutan Bathoegana

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa politisi Partai Demokrat Sutan Bhatoegana. Mantan Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI itu diperiksa sebagai tersangka dalam kasus dugaan gratifikasi terkait penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2013 oleh Komisi VII DPR RI.

“Dia (Sutan Bhatoegana, red) diperiksa sebagai tersangka. Pemeriksaan tersebut adalah lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya dalam kasus dugaan gratifikasi,” ungkap Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha, Senin (17/11). Pantauan covesia.com, Sutan sudah tiba di Gedung KPK sekitar pukul 10.00 WIB dan saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik KPK.

Sutan Bathoegana ditetapkan KPK sebagai tersangka sejak 14 Mei 2014 dalam kasus dugaan gratifikasi terkait penetapan Anggaran Pendapatan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun 2013 oleh Komisi VII DPR RI. Dia sudah beberapa kali diperiksa KPK namun hingga saat ini belum ditahan.

Penetapan Sutan Bathoegana sebagai tersangka merupakan pengembangan dari kasus dugaan korupsi mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini. Dalam amar putusan Rudi Rubiandini itu, majelis hakim menyebutkan, Rudi pernah menyerahkan uang $US 200.000 kepada Sutan Bhatoegana.

Uang itu merupakan bagian dari suap yang diberikan oleh Komisaris Kernel Oil, Pte, Ltd, Simon Gunawan Tanjaya kepada Rudi.

Suap diberikan Simon melalui Deviardi. Dalam persidangan juga muncul keterangan terkait penerimaan uang oleh Rudi, antara lain karena dia didesak membantu Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno dalam memuluskan pembahasan anggaran ESDM pada Komisi VII DPR. (hat/cal)

0 Comments

Leave a Comment

6 − five =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password