Wakil Walikota Sukabumi Menolak Kenaikan BBM

Sukabumi – Wakil Walikota (Wawako) Sukabumi, Jawa Barat, Ahmad
Fahmi menolak rencana pemerintah pusat untuk menaikan harga
bahan bakar minyak atau BBM subsidi karena akan menambah beban ekonomi
masyarakat.”Penolakan terhadap rencana kenaikan harga BBM
ini merupakan pendapat pribadi saya, tetapi keputusan naik atau tidaknya
saya serahkan kepada seluruh pihak baik pemerintah pusat maupun DPR
RI,” kata Fahmi kepada wartawan, Senin (17/11/2014).

Menurutnya, rencana
kenaikan harga BBM subsidi ini harus dikaji ulang, jangan sampai
membebani rakyat menengah ke bawah, secara pribadi ia keberatan dengan
rencana tersebut. Tetapi, jika pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan untuk menaikan harganya maka harus tetap dilaksanakan.

Namun, pihaknya akan bersama-sama dengan rakyat yang menolak
rencana kenaikan harga BBM ini. Selain itu, pihaknya juga mengimbau
kepada mahasiswa atau elemen masyarakat lainnya yang akan berunjuk rasa
agar tetap tertib dan kondusif jangan sampai berbuat anarkis. “Saya juga mendukung aksi mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa
menentang rencana kenaikan harga BBM subsidi, namun alangkah baiknya
unjuk rasa itu langsung ke DPRD Kota Sukabumi yang merupakan
refresentasi suara rakyat,” tambahnya.

Sebelumnya, puluhan
mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)
cabang Sukabumi berunjuk rasa di Balaikota dan Gedung DPRD Kota
Sukabumi. Dengan membawa spanduk dan poster mahasiswa
menuntut agar pemerintah pusat meninjau ulang rencana menaikan harga BBM
subsidi dengan alasan akan menambah berat beban ekonomi rakyat menengah
ke bawah. Sebab jika harga BBM naik maka akan diikuti naiknya harga
lainnya seperti harga kebutuhan pokok masyaraka. (ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

17 − 16 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password