55 Personil Dikerahkan, Jasad Veto Belum Ditemukan

Padang – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang dibantu warga setempat masih terus melakukan pencarian Veto Arya Andhiko (11), bocah yang hanyut di Sungai Batang Kuranji Padang.

Kepala BPBD Kota Padang, Dedi Henidal mengatakan, pencarian Veto dilakukan dengan cara menyusuri sungai menggunakan perahu karet, sedangkan masyarakat menggunakan perahu pencari pasir.

“Kami telah mengerahkan 55 orang anggota untuk pencarian korban (Veto), yang ditempatkan pada titik-titik tertentu untuk mempermudah jalannya pencarian. Petugas kami sudah mencari sepanjang 3 kilometer dari lokasi semula namun hingga kini jasad korban masih belum ditemukan,” katanya kepada covesia.com, Senin, (17/11/2014).

“Kami juga berterimakasih kepada masyarakat yang turut membantu kami menggunakan jaring menyisiri sungai Batang Kuranji Berok,” sambungnya.

Ia menambahkan, pihaknya sudah mulai melakukan pencarian sekitar pukul 07.00 WIB, sedangkan satgas SAR mulai sejak tadi malam. Jika hingga pukul 18.00 WIB jasad korban tidak juga ditemukan maka pencarian kami hentikan untuk sementara dan dilanjutkan besok.

Veto, anak dari pasangan Desy Arta (37) dan Suhendri (42) ini merupakan siswa kelas empat SDN 16 Air Tawar Timur. Korban hanyut di sungai Batang Kuranji, tepatnya di bawah Jembatan Baru Siteba pada Minggu (16/11/2014) sekitar pukul 12.00 WIB.

Sebelumnya, Veto Arya Andhiko (11) hanyut ketika hendak mengambil bola yang masuk ke sungai Batang Kuranji dengan teman-temannya, Abib Rahmat Daffa (Meninggal) dan Arif Rahmat Daffa (Selamat) yang sama-sama murid kelas empat dan satu lokal. (def/bim)

0 Comments

Leave a Comment

18 − 9 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password