2 Kelompok Warga di Solo Baku Hantam

Solo – Setelah peristiwa heboh kekisruhan antar warga di Solo tadi siang, pada Senin (17/11/2014),dini hari tadi Selasa (17/11/2014) aksi bentrok warga juga kembali terjadi di kawasan Nusukan, ‎Solo, Jawa Tengah.

Diduga kuat penyebab terjadinya peristiwa ini, karena melanjutkan pertikaian yang terjadi pada Senin siang harinya di kawasan tersebut.

Terjadinya peristiwa perusakan sebuah kantor organisasi kepemudaan, Barisan Muda Indonesia (BMI) ‎yang dilakukan oleh sekelompok orang yang melintasi kawasan tersebutlah, yang menjadi pemicu pertikaian ini.

Aksi tersebut lalu dibalas oleh warga sekitar dengan melempari mobil-mobil pengangkut massa yang lewat di lokasi kejadian peristiwa itu terjadi.

Terlihat juga, Selasa (17/8/2014) dinihari ,ratusan orang dari sebuah perguruan bela diri memasuki Kota Solo.

Mereka terlihat berkumpul di alun-alun selatan Solo, lalu ‎mereka mendatangi Mapolresta Solo dan kemudian menuju ke kawasan Nusukan, tak jauh dari lokasi tempat bentrokan Senin siang terjadi. Sampai di lokasi massa menyerang dan merusak kantor BMI yang sebelumnya sudah diserang pada Senin siang.

Tak cuma itu, massa juga lalu menyerang sebuah warung internet‎ dan merusak sejumlah perangkat komputer serta motor yang terparkir di sekitar lokasi. Termasuk beberapa pelanggan warnet juga mendapat serangan secara tidak terduga.

Situasi kubu kedua belah pihak semakin memanas, namun aparat keamanan nampaknya masih terus berusaha memisahkan dua kelompok yang bertikai, warga sekitar yang terganggu dengan massa perguruan bela diri, yang membekali diri merekaberbagai senjata yang dibawa untuk menghadapi lawan.

Sumber kepolisian mengatakan ada sejumlah orang dari kedua belah pihak yang terluka akibat insiden perkelahian sporadis di beberapa titik. Terdapat juga beberapa kendaraan bermotor yang dirusak massa. Namun sejauh ini benturan massa dua kelompok dalam jumlah besar masih bisa dihindarkan.

“Ada beberapa orang yang berupaya melakukan perusakan asset pertokoan di sekitar lokasi‎ tapi kami terus berupaya meredakan dengan pendekatan khusus dan bahkan juga dengan tembakan peringatan,” terangnya .

Sumber lain dari aparat berwenang juga mengatakan, ‎massa dari perguruan bela diri berjumlah ratusan orang, sebagian besar berasal dari luar Solo. ‎Massa tersebut semula bermaksud masuk ke kampung namun polisi melakukan barikade pagar betis untuk mencegah kemungkinan merebaknya pertikaian itu.

Selanjutnya pihak kepolisian menggiring massa ke utara dan kemudian dilepas gas air mata untuk memecah konsentrasi massa. Selanjutnya massa dari perguruan bela diri itu mundur dan hingga berita ini diturunkan sebagian besar‎ sudah meninggalkan lokasi menuju alun-alun selatan, tempat mereka berkumpul pada awalnya. (jmb)

0 Comments

Leave a Comment

14 + nine =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password