Organda Padang Belum Tetapkan Kenaikan Tarif Angkutan Barang

Padang – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Padang, Sumatera Barat, belum menetapkan besaran kenaikan tarif angkutan barang untuk daerah tersebut pasca ditetapkannya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi oleh pemerintah.

“Untuk tarif angkutan barang belum ditentukan, kerena baru akan dibicarakan dengan Organda Sumbar,” kata Ketua Organda Padang Yul Akhyari di Padang, Selasa.
Dia memperkirakan kanaikan tarif angkutan barang masih akan sama dengan kenaikan sebelumnya, yakni berkisar antara 28-30 persen. Sementara untuk tarif angkutan umum, pihaknya telah menetapkannya yakni naik sebesar Rp1.000.

Kenaikan tarif angkutan umum itu salah satu dari “multiplier effect” dari kenaikan BBM, sebab tidak ada solusi lain yang dapat ditempuh.

“Dengan demikian, kata dia, pihaknya terpaksa harus menaikkan tarif angkutan karena tidak ada yang akan memberikan subsidi untuk biaya operasional angkutan umum,” kata dia.

Dia menjelaskan dengan diumumkannya kenaikan harga BBM oleh pemerintah, Senin (17/11) malam, pihaknya telah memerintahkan ke jasa angkutan umum untuk menaikkan tarif tersebut.

“Kebijakan kenaikan tarif angkutan umum di daerah itu lebih lambat dari ketetapan kenaikan harga BBM,” kata dia.

Dia menambahkan kenaikan tarif angkutan itu sama sekali tidak membawa keuntungan bagi pengusaha angkutan mengingat tingginya biaya operasional.

“Selain naiknya harga BBM, juga tingginya harga suku cadang dan biaya perawatan kendaraan setiap bulan,” kata dia. (ant/lif)

0 Comments

Leave a Comment

18 − 10 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password