Gugatan Pra Peradilan Antasari Ditolak

Jakarta – Gugatan pra peradilan yang dilayangkan oleh Antasari Azhar kepada Kapolri dalam kasus penghentian penyidikan keterangan palsu dan sms gelap ditolak oleh hakim dalam sidang putusan di PN Jakarta Selatan.

“Menyatakan permohonan pra peradilan yang diajukan oleh pemohon Antasari Azhar tidak dapat diterima,” ujar Hakim Ketua, Suprapto di Jakarta, Selasa (18/11/2014).

Dalam surat putusan No. 48/PID.PRA/2014/PN.JKT.SEL yang dibacakannya, Suprapto mengungkapkan alasan penolakan pra peradilan tersebut karena hingga saat ini penyidik Polri masih melakukan penyidikan dan belum mengeluarkan Surat Perintah Pemberhentian Penyidikan (SP3).

Antasari yang ditemui usai persidangan mengaku maklum atas putusan hakim karena dalam perkara ini undang-undang tidak mengatur batasan waktu penyidikan.

“Hakim serba sulit, mau mengabulkan permohonan saya tapi dalam UU tidak mengatur, jadi hakim di tengah-tengah,” ujar terpidana kasus pembunuhan atas Direktur PT Rajawali Putra Banjaran, Nasrudin Zulkarnain itu.

Selanjutnya, ia menjelaskan akan melakukan serangkaian langkah hukum lain yaitu pelaporan ke Divisi Propam Mabes Polri dan Peninjauan Kembali (PK) ke Mahkamah Agung melalui PN Jakarta Selatan.

“Tapi mengenai PK kami masih menunggu putusan mengenai gugatan atas hilangnya baju korban yang baru akan mulai disidangkan di PN Tangerang minggu depan,” kata kuasa hukum Antasari Azhar, Boyamin Saiman. (ant/bim)

0 Comments

Leave a Comment

12 + 16 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password