2 Warga Jembrana Bali Bunuh Diri

Negara – Dua hari terakhir, ada dua orang warga Kabupaten Jembrana, Bali,
bunuh diri, karena berbagai alasan. Setelah Gusti Ketut Warsa (48), warga Desa Batu Agung, Senin (17/11/2014)
ditemukan tewas gantung diri, diduga karena frustasi menderita penyakit
kusta, mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri juga dilakukan Ni Ketut
Suartini, warga Kelurahan Sangkaragung, Selasa (18/11/2014).

“Saya
temukan bibi saya tersebut di kebun saat hendak mencari makanan sapi.
Ada luka di perut bagian kiri,” kata Wayan Merta, keponakan korban yang
sehari-hari tinggal bersama korban. Melihat beberapa bagian
tubuhnya penuh luka, dia dan keluarga lainnya menduga Suartini menusuk
dirinya sendiri dengan pisau yang masih dipegangnya.

Ia
mengungkapkan bahwa bibinya tersebut mengalami gangguan jiwa dan sempat
menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kabupaten Bangli. “Pada tahun 1990 dia memukul suaminya dengan penumbuk padi hingga
meninggal. Katanya dia mengira suaminya itu anjing sehingga memukulnya
berulang kali saat tidur,” ujarnya sebagaimana dilaporkan Antara dilansir covesia.com.

Setelah kasus itu dan
ditemukan mengalami gangguan jiwa, janda tiga anak itu dirawat di RSJ
Bangli namun tidak bisa sembuh total. Menurut dia, sejak
bulan November 2014, gangguan jiwa bibinya tersebut kumat dan sempat mau
bunuh diri dengan menghadang truk di jalan raya, namun bisa
diselamatkan warga.

Mengetahui ada warga ditemukan tewas
dengan badan penuh luka, Kapolres Jembrana, Ajun Komisaris Besar Harry
Hariyadi bersama anak buahnya langsung datang ke lokasi menyaksikan olah
tempat kejadian perkara. “Kelurga korban menolak dilakukan
autopsi terhadap jenazah. Katanya mereka sudah merelakan meninggalnya
korban yang mengalami gangguan jiwa ini,” kata Kepala Satuan Reserse
Kriminal Polres Jembrana, Ajun Komisaris Gusti Made Sudarma Putra.(ant/cal)

0 Comments

Leave a Comment

eleven − 6 =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password