Antisipasi Mogok, Sekolah di Padang Diliburkan

Padang – Ribuan pelajar Sekolah Dasar (SD) di Kota Padang terpaksa diliburkan dari aktifitas belajar-mengajar, menyusul aksi mogok secara Nasional yang dilakukan oleh Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) mulai hari ini Rabu (19/11/2014).

“Pemerintah Kota Padang mengambil kebijakan meliburkan aktifitas proses belajar mengajar di sekolah karena mengingat adanya rencana mogok nasional yang dilakukan para pengemudi angkutan umum pada hari ini,” kata Wakil Walikota Padang, Emzalmi saat dihubungi covesia.com, Rabu pagi.

Menurut Emzalmi, kebijakan tersebut terpaksa dikeluarkan Pemko Padang melalui Dinas Pendidikan Kota Padang mengingat pengalaman aksi mogok nasional sebelumnya yang berdampak terhadap anak-anak sekolah.

“Daripada para guru dan juga murid-murid itu terlantar di jalan dan tidak bisa ke sekolah karena angkutan umumnya mogok maka lebih baik diliburkan,” ulas Emzalmi.

Mantan Sekda Kota Padang ini juga menambahkan kebijakan meliburkan sekolah ini sekaligus untuk menghindari anak-anak sekolah dari peristiwa yang tidak diinginkan seperti tawuran antar sekolah, kecelakaan dan lain-lain.

Seperti diberitakan, kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang ditetapkan Presiden Jokowi pada Senin malam menyebabkan Organisasi Gabungan Angkutan Darat (Organda) memutuskan untuk melakukan mogok nasional mulai Rabu (19/11).

Mogok nasional tersebut sebagai bentuk protes Organda atas kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi. (bim)

0 Comments

Leave a Comment

one × four =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password