Kenaikan Tarif Angkutan Umum Hingga 100 Persen

Pasaman Barat – Persentase kanaikan tarif angkutan umum di berbagai daerah di Indonesia, berkisar antara 10 hingga 50 persen. Di Pasaman Barat (Pasbar), Sumatera Barat (Sumbar) tarif angkutan kota dan pedesaan naik secara sepihak, sekitar Rp5000. Warga dan pejalar mengeluhkan belum adanya pengaturan tarif dari pemerintah daerah.

Sebelumnya ongkos dari Simpang Empat menuju Ujung Gading hanya Rp15 ribu, kini menjadi Rp 20 ribu. Kemudian dari Simpang Empat menuju Kinali sebelumnya hanya Rp10 ribu kini naik menjadi Rp15 ribu, begitu juga trayek lainnya. Pantauan covesia, Rabu (19/11/2014) di terminal Simpang Empat, Pasaman Barat, rata-rata tarif naik sekitar Rp 5 ribu.

Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasbar, Bobby P. Riza, S. STP, MSi ketika dikonfirmasi sudah mendengar kenaikan tarif angkutan tersebut. “Kita sudah memantau ke terminal”katanya.Pemerintah daerah belum mengatur tarif angkutan dalam kota tersebut,” katanya.

Sementara di Kota Tanggerang, Banten, Sejumlah angkutan umum di Kota
Tangerang, Banten, sudah menaikan tarif meski belum ada ketetapan dari
Organda. Pantauan di lapangan, kenaikan tarif tersebut
bervariasi dari mulai 50 persen hingga 100 persen. Hal itu dilakukan
para supir untuk mengantisipasi terjadinya aksi mogok massal. Menurut Supriadi, supir angkut jurusan Cimone-
Balaraja, kenaikan tarif angkutan umum yang terjadi di Kota Tangerang beragam
dari yang awalnya Rp2000 menjadi Rp4000 dengan jarak dekat.

Sedangkan din Sampit, Kalteng, sebagaimana dilaporkan Antara, perusahaan travel angkutan
penumpang di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menaikkan
tarif sekitar Rp20.000 untuk penumpang antarkota pascakenaikan harga
bahan bakar minyak (BBM). (man/cal)

0 Comments

Leave a Comment

17 − eight =

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password